BMW Apresiasi Komitmen Menteri Bahlil Percepat Blok Masela Demi Investasi Besar dan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerjasama Mineral dan Batu Bara, Dr. Michael Wattimena (BMW) SE., SH., MM

Tenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerjasama Mineral dan Batu Bara, Dr. Michael Wattimena (BMW) SE., SH., MM

SAKAMENA | Maluku – Tenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Negosiasi, Diplomasi, dan Kerjasama Mineral dan Batu Bara, Dr. Michael Wattimena (BMW) SE., SH., MM, menegaskan apresiasinya kepada Menteri ESDM Dr. Bahlil Lahadalia SE., M.Si, yang serius memperjuangkan percepatan realisasi Proyek Strategis Nasional Blok Gas Abadi Masela.

Ditemui di Golden Taste Café, Bandara Pattimura, Jumat (22/8/2025), BMW mengatakan kehadirannya bersama tim terpadu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, adalah untuk melakukan penelitian terhadap lahan hutan seluas 662 hektar di Desa Lermatang yang akan dialihfungsikan untuk pembangunan kilang gas.

“Pak Menteri Bahlil sangat berkepentingan serius supaya izin-izin final di September 2025. Kalau izin ini selesai, operasi Blok Masela bisa jalan sesuai tahapan. Beta apresiasi sungguh, karena beliau juga anak Maluku, dan ini bukti komitmen negara,” ujar BMW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, proyek ini sudah mangkrak 25 tahun,  padahal investasi yang digelontorkan mencapai 20 miliar US Dollar atau sekitar Rp330 triliun, setara hampir 10% APBN Indonesia 2025. Proyek ini bahkan menjadi atensi langsung Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Jepang.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa Dinilai Mengganggu Independensi Peradilan, Eksekusi Lahan Amahusu Wajib Dilaksanakan Karena Putusan Inkracht

BMW juga menekankan, kehadiran tim terpadu tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga melakukan kajian sosial, ekonomi, hukum, hingga tatap muka dengan masyarakat agar proses alih fungsi berjalan transparan dan tidak menimbulkan konflik hak ulayat.

“Respons masyarakat sangat luar biasa, bukan hanya 100% tapi 1000% mendukung, karena mereka tahu manfaatnya. Dari tenaga kerja hingga sektor riil, semua akan bergerak. Estimasi ada 30–50 ribu tenaga kerja yang akan terlibat,” jelasnya.

BMW menutup dengan optimisme:

“Kalau izin beres, maka target operasi penuh bisa dimulai antara 2028–2029. Ini akan jadi warisan besar untuk Maluku dan Indonesia.”

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru