Sakamenanewsw.id, Maluku – Lambannya operasional SPBU BBM Satu Harga di Kabupaten Maluku Barat Daya mengundang perhatian anggota DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias. Saat melakukan reses ke daerah tersebut, Anos menyoroti fakta bahwa dua SPBU yang diresmikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Rabu, 18 Desember 2024, belum juga berfungsi maksimal.
SPBU di Desa Mahaleta, Kecamatan Mdona Hiera, serta SPBU di Arwala, Kecamatan Wetar Timur, hingga kini belum melayani masyarakat.
Anos pada Kamis (10/4/25) di Karpan Ambon menegaskan bahwa, program BBM Satu Harga tidak boleh berhenti pada seremoni peresmian saja, melainkan harus segera memberi manfaat nyata. Ia meminta Pertamina mempercepat penyelesaian kendala distribusi agar masyarakat di daerah 3T bisa menikmati harga BBM yang terjangkau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








