Sakamenanews.com, Ambon – SMK Negeri 6 Ambon terus berupaya memperkuat pendidikan vokasi sebagai bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2024 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi.
Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Ambon, Drs. Edo Luturmas, M.Si, dalam wawancara dengan media di ruang kerjanya pada Senin (20/01) di Lateri Ambon menjelaskan bahwa, berbagai langkah yang diambil sekolahnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, baik bagi siswa maupun para guru.
SMK Negeri 6 Ambon, yang terpilih sebagai SMK Pusat Keunggulan pada tahun 2022, telah merancang berbagai program pelatihan dan pendidikan vokasi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menguatkan pendidikan vokasi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tahun 2025, SMK Negeri 6 Ambon menerima undangan dari Direktur PT Akademia Inovasi Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Bogor untuk mengikuti workshop dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Bekasi, Jakarta. Kerjasama ini mencakup berbagai kegiatan untuk memperkuat pendidikan vokasi, seperti pelatihan bagi guru dan kesempatan magang bagi siswa di perusahaan mitra yang memiliki jejaring di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.
“Sebagai bagian dari SMK Pusat Keunggulan, kami merasa beruntung bisa terlibat dalam kerjasama ini, terutama dalam bidang farmasi. Kegiatan ini akan memberikan kesempatan bagi siswa dan guru kami untuk mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi industri serta peluang magang di berbagai perusahaan yang telah memiliki jejaring internasional, termasuk di Jepang,” jelas Drs. Edo Luturmas.
SMK Negeri 6 Ambon juga berfokus pada pengembangan jurusan yang relevan dengan kebutuhan industri, antara lain jurusan farmasi, pekerjaan sosial, asisten keperawatan, desain komunikasi visual, akuntansi, dan teknologi laboratorium medis.
Dalam kesempatan ini, SMK Negeri 6 Ambon akan memamerkan enam produk unggulan dari jurusan farmasi, yaitu minyak kayu putih roll on, fresh care, sirup pala, manisan pala kering dan basah, serta kain tenun. Produk-produk ini juga sudah menjalin kerjasama dengan Hypermart untuk dipasarkan di supermarket dan apotek, memberikan peluang bagi siswa untuk merasakan langsung dunia industri.
Selain itu, SMK Negeri 6 Ambon mengharapkan kerjasama ini bisa memperkuat pemahaman dunia usaha terhadap potensi SMK di daerah, serta meningkatkan daya saing siswa dan lulusan SMK di pasar kerja. Kerjasama ini juga menjadi peluang penting dalam mempromosikan produk lokal, yang dihasilkan langsung oleh siswa di SMK Negeri 6 Ambon, ke pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini adalah langkah konkret untuk memajukan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar dan industri. Kami berharap kegiatan ini akan membuka lebih banyak peluang bagi siswa dan guru kami untuk terus berkembang,” tambah Edo.








