Sakamenanews.com, Ambon – 8/03/25 Universitas Terbuka (UT) Ambon menggelar Layanan Pendukung Belajar Jarak Jauh (LPK BJJ) bagi mahasiswa baru di Marina Hotel, Ambon. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si., yang memberikan kuliah umum dan menekankan pentingnya komitmen kebangsaan serta sinergi dalam membangun Kota Ambon melalui pendidikan.

Dalam kuliah umumnya, Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan kesempatan berharga bagi pemerintah kota untuk berbagi visi dan strategi pembangunan kepada mahasiswa baru serta jajaran akademik UT Ambon.
“Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Ambon, kita harus bersinergi dengan seluruh lembaga pendidikan. PAUD, SD, dan SMP merupakan kewenangan pemerintah kota, SMA berada di bawah koordinasi pemerintah provinsi, sementara pendidikan tinggi harus kita bangun bersama dengan perguruan tinggi yang ada. Semua ini bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan kota dan negara,” ujar Wali Kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga berharap, mahasiswa baru UT Ambon dapat termotivasi untuk menyelesaikan studi mereka tepat waktu dan menjadi bagian dari kemajuan Kota Ambon.
Di tempat yang sama, Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP., menegaskan bahwa, orientasi studi ini merupakan langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami sistem pembelajaran di UT serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan.
“Hari ini, kami mengadakan orientasi studi bagi mahasiswa baru UT Ambon, khususnya mereka yang berdomisili di Kota Ambon. Namun, UT memiliki mahasiswa yang tersebar di seluruh Provinsi Maluku. Kami menargetkan sekitar 200 peserta, tetapi jumlah yang hadir bahkan melebihi angka tersebut. Ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa, mahasiswa UT terdiri dari dua kelompok, yaitu yang sudah bekerja dan yang belum bekerja. Bagi mereka yang telah bekerja, diharapkan dapat memberikan sumbangsih tenaga dan pemikiran untuk kemajuan Kota Ambon, terutama dalam mendukung 17 program prioritas yang dicanangkan oleh Wali Kota untuk lima tahun ke depan.
Sementara itu, bagi mahasiswa yang belum bekerja, diharapkan mereka dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menciptakan peluang kerja.
“Kami ingin mahasiswa UT menjadi pionir dalam membuka lapangan pekerjaan, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada pekerjaan yang disediakan pemerintah. Dengan semangat wirausaha, mereka dapat membantu menurunkan angka pengangguran di Kota Ambon dan turut serta dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, diharapkan generasi muda Kota Ambon dapat berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul dan mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya.
Penulis : Weyber Pagaya,SH








