SAKAMENA NEWS – Wahid Laitupa mungkin bukan tipe politisi keras kepala. Ia bukan pula politisi pencitraan. Justru karena kebaikannya, karena sikap merakyat dan terbukanya, ada saja yang pernah mencoba memanfaatkan bahkan menjatuhkannya.
Intrik, manuver, dan perebutan kekuasaan pernah menghampiri dirinya. Ada yang tega menikam dari belakang. Ada yang berani merebut ruang yang dulu dibangunnya dengan penuh ketulusan.
Tapi begitulah Wahid Laitupa. Tidak pernah sibuk membalas. Tidak pernah larut dalam dendam. Ia memilih jalan elegan: kembali ke rakyat. Kembali bekerja. Kembali membuktikan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan sejarah membuktikan, Wahid Laitupa bukan hanya kembali jadi Anggota DPRD Provinsi Maluku, tapi kini sedang bersiap untuk sekali lagi mengambil peran besar: memimpin PAN Maluku.
Baginya, politik bukan soal balas dendam. Politik adalah soal perjuangan dan kepercayaan. Dan bagi Wahid Laitupa, kepercayaan rakyat jauh lebih berharga daripada sekadar intrik kekuasaan.
Kini, suara-suara akar rumput bersatu. Mereka rindu PAN Maluku dipimpin oleh figur bersih, merakyat, dan punya hati. Figur itu jelas — Wahid Laitupa.
“Beta seng tau balas jahat dengan jahat. Tapi beta percaya, orang bae pasti pung jalan pungkat. Beta datang bukan untuk lawan orang, tapi untuk kase bae PAN Maluku.”
— Wahid Laitupa
Penulis : Weyber Pagaya,SH








