SAKAMENA NEWS | AMBON, 14 April 2025 – Tokoh pemuda Negeri Batumerah, Ronny Ternate (Sanaky), angkat bicara soal isu penanganan sampah di Kota Ambon yang dinilai kerap disalahpahami dan dipolitisasi. Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak hanya menuntut hak, tetapi juga menjalankan kewajiban dalam menjaga kebersihan kota.
“Kita berkewajiban sebagai masyarakat Kota Ambon untuk menanggapi isu yang menyesatkan serta adanya pembodohan publik, khususnya soal penanganan sampah. Jangan hanya menuntut hak, lalu lupa akan kewajiban,” tegas Ronny.
Ronny menyoroti perlunya pemahaman terhadap regulasi yang mengatur pengelolaan sampah. Ia menguraikan hak dan kewajiban pemerintah serta masyarakat berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 dan Peraturan Daerah Kota Ambon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hak Pemerintah: membuat regulasi, mengawasi pelaksanaan, dan menyediakan infrastruktur.
Kewajiban Pemerintah: mengedukasi, mengembangkan program, dan mengontrol pengelolaan sampah.
Hak Masyarakat: memperoleh lingkungan bersih dan informasi pengelolaan sampah.
Kewajiban Masyarakat: memilah dan membuang sampah dengan benar, serta ikut dalam program pemerintah.
Ia juga menyayangkan narasi negatif yang menyebut Ambon sebagai “kota badaki”.
“Yang badaki itu bukan Ambon, tapi otak dan hati yang kotor, yang tidak bisa memberi pemahaman konstruktif. Saya percaya pada ajaran Iqra—baca, baca, dan baca,” ujarnya.
Ronny mengungkapkan bahwa dirinya telah ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kota Ambon melalui koordinasi dengan Raja Negeri Batumerah untuk menangani sampah di Pasar Batumerah, sebagai bukti nyata pelibatan pemuda dalam aksi lingkungan.
Selain itu, ia mengaku pernah menjabat sebagai konsultan persampahan di Dinas PUPR Provinsi Maluku selama lebih dari 4 tahun. Berdasarkan pengalamannya, Ronny menyarankan beberapa langkah strategis:
- Pengurangan sampah melalui daur ulang dan pemanfaatan ulang.
- Penanganan sampah secara terpadu, mulai dari pemilahan hingga pengolahan akhir.
- Pembentukan Bank Sampah/TPS3R untuk melibatkan masyarakat secara aktif.
Ronny juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif agar sampah tidak hanya menjadi masalah, tetapi juga peluang sumber daya.
“Mari kita jadikan sampah sebagai sumber daya. Kesadaran masyarakat adalah hal fundamental untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan,” kata Ronny.
Ia pun menyampaikan dukungan penuh kepada Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta.
“Saya mendukung dan akan terus mengkritisi secara konstruktif. Bukan dengan menyebar narasi otak dan hati yang badaki,” tutupnya.
Penulis : Heder Sanaky
Editor : Weyber Pagaya,SH
Sumber Berita: pena-rakyat.com








