Sakamenanews.com, Ambon, 3 Juli 2025 – DPRD Provinsi Maluku mendesak aparat kepolisian segera menindaklanjuti dugaan penghilangan puluhan karung dokumen penting milik Dinas Pendidikan, yang mencakup laporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Isu ini mencuat dalam rapat gabungan Komisi I dan IV bersama Polda Maluku, Biro Hukum Pemprov, dan Kepala Dinas Pendidikan di gedung DPRD Maluku.
Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa indikasi adanya upaya penghilangan bukti sangat kuat, mengingat jumlah dokumen yang hilang tidak mungkin dipindahkan tanpa keterlibatan lebih dari satu pihak. Ia menyoroti potensi konspirasi yang melibatkan pejabat dinas dan pihak luar, serta mengaitkannya dengan dugaan penyimpangan sejumlah proyek pendidikan dalam lima tahun terakhir.
Watubun juga mengkritik lemahnya sistem pengarsipan di Dinas Pendidikan yang dinilai gagal menjaga aset dokumen negara. Ia meminta penyelidikan dilakukan menyeluruh dan tanpa tebang pilih, mencakup kepala sekolah, pejabat dinas, hingga mitra kontraktor, serta menekankan peran pengawasan internal seperti inspektorat agar kasus serupa tidak terulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








