Pemkot Ambon, Reza Dari Kadin dan TFL Swedia, Teken MoU Strategis, Dorong Pembangunan Ekonomi Berbasis Lingkungan Hidup

Rabu, 10 September 2025 - 10:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU Oleh TFL Swedia Nick Hadler Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Kadin Indonesia Reza V. Maspaitella (Foto:ist)

Penandatanganan MoU Oleh TFL Swedia Nick Hadler Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Kadin Indonesia Reza V. Maspaitella (Foto:ist)

SAKAMENA NEWS | Ambon – Kota Ambon menorehkan sejarah baru dalam pembangunan ekonomi regional. Selasa (9 September 2025), Kadin Indonesia bersama Transition Fund Limited (TFL) Swedia dan Pemerintah Kota Ambon resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk percepatan pembangunan enam sektor prioritas.

TFL Swedia Nick Hadler, Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Kadin Indonesia Reza V. Maspaitella setelah selesai melakukan penandatanganan MoU (Foto:ist)

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Komite Tetap Kerjasama Sinergi Investasi Daerah Kadin Indonesia, Reza Valdo Maspaitella; Founder TFL Swedia, Prof. Dr. Niclas Adler; serta Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si. Kesepakatan ini juga membuka jalan bagi keterlibatan dua BUMN besar asal Cina, sebagai bagian dari komitmen investasi global untuk Maluku. Turut hadir Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, S.Sos., dan Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, ST., MT.

Dalam sambutannya, Reza Maspaitella menegaskan peran Kadin Indonesia sebagai penghubung percepatan pembangunan melalui investasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beta ini di Kadin, jadi tentu pakai beta punya topik Kadin. Tugas ini adalah bagaimana membangun sinergitas percepatan pembangunan daerah lewat investasi BUMN, BUMD, swasta nasional, dan swasta asing. Katong siapkan pembiayaan dan infrastruktur lewat skema Indonesia Regional Development Fund. Itu tujuan utamanya. Beta seng mau daerah hanya jadi penonton, tapi harus jadi pelaku utama pembangunan,” ujar Reza.

Meski berskala nasional, Maluku tetap menjadi prioritas. Prof. Adler telah meninjau potensi daerah beberapa minggu sebelumnya, dan keterlibatan dua BUMN Cina membuat komitmen investasi ini semakin nyata dan siap diimplementasikan.

Baca Juga :  UNPATTI DIPUJI KBRI HUNGARIA ATAS LANGKAH STRATEGIS INTERNASIONALISASI PENDIDIKAN

MoU ini menyasar enam sektor strategis:

  • Penyediaan air bersih
  • Pengelolaan sampah dan konversinya menjadi energi
  • Pembangunan energi terbarukan
  • Manajemen transportasi perkotaan
  • Program Ambon Blushing
  • Rehabilitasi permukiman kumuh menjadi rumah susun modern dan layak huni

Reza menegaskan bahwa, kerja sama ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan model ekonomi baru yang berkelanjutan. Potensi besar Maluku terletak pada keanekaragaman hayati laut, termasuk terumbu karang yang bisa menjadi bahan baku obat kanker lebih efektif dan ekonomis.

“Ambon bukan hanya terkenal dengan rempah 450 tahun lalu, tapi sekarang katong lagi membangun ekonomi baru berbasis laut. Maluku bisa jadi pusat riset farmasi dunia, tempat lahirnya obat-obat baru, pabrik farmasi, dan marine biodiversity university dunia,” ujar Reza optimis.

Prof. Adler menegaskan, investasi ini bukan sekadar soal ekonomi, tapi langkah membangun peradaban baru berbasis kekayaan alam. Keunikan Maluku diharapkan menjadi rujukan global pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga Pangan

Kesepakatan ini bertepatan dengan peringatan 450 tahun Kota Ambon. Bila dahulu Ambon berjaya karena rempah, kini sejarah baru ditulis melalui ekonomi global berbasis alam. Langkah nyata dijadwalkan mulai beberapa minggu ke depan, dan dalam enam hingga dua belas bulan, masyarakat diharapkan merasakan hasil implementasi MoU ini.

Ambon kini tidak lagi hanya kota sejarah, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis alam bagi Maluku, Indonesia, bahkan dunia.

Penulis : AM

Editor : Tim Redaksi Sakamena News

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit
Perayaan Imlek 2577 di Vihara Swarna Giri Tirta, Wali Kota Ambon Tekankan Harmoni dan Kebersamaan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:03 WIT

Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!

Berita Terbaru