Sakamenanews.com, Ambon — Dessy Kosita Hallauw, sosok perempuan tangguh yang dikenal vokal dan berintegritas di panggung politik Kota Ambon, tampil lugas ketika ditemui wartawan di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, kawasan Karang Panjang, Ambon, Jumat (7/11/2025). Dalam kapasitasnya sebagai Carateker (PLT) Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (DPC SOKSI) Kota Ambon, sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Dessy dengan penuh keyakinan menyatakan dukungan totalnya terhadap langkah politik Rohalim Boy Sangadji (RBS) yang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025–2030.
“Saya, selaku PLT Ketua SOKSI Kota Ambon, mendukung penuh pendaftaran yang telah dilaksanakan hari ini, dan berharap Ketua SOKSI Depidar SOKSI Provinsi Maluku, Pak Rohalim, bisa terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku,” ujar Dessy dengan tegas, menandai sikap politik yang matang dan berani.
Menurutnya, keputusan mendukung RBS bukan semata karena hubungan struktural dalam organisasi SOKSI, melainkan karena keyakinan akan kapasitas, visi, dan integritas sosok RBS yang dinilai mampu membawa Partai Golkar keluar dari masa keterpurukan menuju era kebangkitan baru
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sebagai kader-kader Golkar tentunya menginginkan kader muda yang berbakat dan berkualitas untuk memimpin Partai Beringin ini bangkit kembali,” lanjutnya dengan nada penuh semangat.
Dessy menegaskan, Partai Golkar Maluku membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memahami dinamika politik, tetapi juga mampu membangun solidaritas kader dari akar rumput hingga elit partai. Dalam pandangannya, RBS adalah representasi dari regenerasi politik sehat pemimpin muda yang memahami kebutuhan zaman dan siap membawa Partai Golkar ke arah yang lebih modern dan inklusif.
“Kami merasa dalam beberapa tahun terakhir ini partai agak sedikit terpuruk, tapi dengan kehadiran RBS kami yakin sungguh bahwa Partai Golkar akan lebih maju dan jaya untuk 2025–2030,” tutur legislator perempuan yang dikenal dekat dengan masyarakat bawah itu.
Pernyataan terbuka dari Dessy Hallauw ini tidak sekadar dukungan simbolik, melainkan mencerminkan arus perubahan internal di tubuh Partai Golkar Maluku. Dukungan dari struktur DPC hingga ormas sayap seperti SOKSI menjadi indikator kuat bahwa konsolidasi kader telah bergerak solid untuk memenangkan figur yang dianggap layak memimpin partai lima tahun ke depan.
Dessy juga menilai, langkah RBS maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD I Golkar Maluku merupakan bentuk tanggung jawab moral seorang kader sejati. Dengan visi yang jelas dan rekam jejak yang bersih, RBS diyakini mampu menghadirkan kepemimpinan yang menumbuhkan semangat kolektif di antara seluruh unsur partai.
Dalam konteks politik daerah, dukungan dari tokoh perempuan seperti Dessy Hallauw memiliki makna strategis. Ia menjadi simbol keterlibatan aktif kaum perempuan dalam proses politik yang selama ini masih didominasi oleh figur laki-laki.
“Partai Golkar harus menjadi rumah bagi semua, termasuk perempuan-perempuan yang berani menyuarakan perubahan,” ujarnya menegaskan pentingnya politik inklusif dan partisipatif.
Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku, dukungan terbuka dari Dessy Hallauw mempertegas posisi RBS sebagai calon kuat yang diharapkan mampu menyatukan faksi-faksi internal partai, membangun konsolidasi lintas daerah, serta membawa Golkar kembali menjadi kekuatan dominan dalam peta politik Maluku.
Dengan gaya komunikasinya yang jernih dan penuh keyakinan, Dessy Hallauw bukan sekadar menyatakan dukungan, tetapi turut menggerakkan optimisme kader bahwa di bawah kepemimpinan RBS, Partai Golkar akan bangkit, berbenah, dan kembali berjaya sebagai kekuatan politik utama di Maluku.
Penulis : ALAN








