Sakamenanews.com, Maluku – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun pada (14/10/25), menegaskan bahwa kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Maluku pada Selasa (14/10/2025) harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Ia menilai, kunjungan pejabat tinggi negara tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mesti membawa program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat di berbagai sektor pembangunan.
Benhur mengungkapkan keprihatinannya terhadap pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah yang mencapai sekitar Rp300 miliar. Ia menilai kebijakan ini menjadi hambatan serius bagi daerah dalam melaksanakan agenda pembangunan dan pelayanan publik, terutama ketika sebagian besar pembiayaan daerah masih bergantung pada Dana Alokasi Umum (DAU). Menurutnya, pemotongan tersebut tidak sejalan dengan semangat otonomi daerah yang seharusnya memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk berinovasi dan memperkuat ekonomi lokal.
Ketua DPRD Maluku itu berharap kunjungan Wapres Gibran dapat menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk benar-benar mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Maluku. Ia menegaskan bahwa rakyat menunggu langkah konkret dan kebijakan berpihak dari pemerintah pusat agar pembangunan di wilayah timur Indonesia tidak tertinggal, melainkan bergerak sejalan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








