AMBON AMAN, INVESTOR DATANG: WALIKOTA BODEWIN AJAK WARGA JADI AGEN PERDAMAIAN

Selasa, 6 Mei 2025 - 21:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Ambon Bodewin Wattimena memberikan sambutan (Foto: istimewa)

Walikota Ambon Bodewin Wattimena memberikan sambutan (Foto: istimewa)

SAKAMENA NEWS, Ambon – Dalam sebuah kegiatan kemasyarakatan, yang diunggah dalam akun Facebook resminya, Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan sambutan yang sarat makna dan harapan bagi masa depan kota ini. Dengan gaya tutur yang khas, ia mengajak seluruh warga untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban di Ambon demi menarik masuknya investasi yang berdampak pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan.

“Katong semua berdoa supaya kota ini bisa ada banyak investasi yang masuk, ada banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal di kota Ambon, kalau ada berarti akan menambah lapangan kerja, kalau ada maka pengangguran bisa berkurang, kalau ada maka kemiskinan bisa turun, itu harapan Katong semua,” tegas Walikota.

Pernyataan ini memuat pesan sosial yang kuat. Komentar datang dari Dr. Ban Ki-moon, mantan Sekjen PBB, yang dalam pernyataan terdahulu menyatakan, “Perdamaian dan pembangunan ekonomi berjalan beriringan. Tidak ada investor yang tertarik pada daerah yang rentan konflik. Stabilitas adalah mata uang paling berharga dalam dunia investasi.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walikota menekankan pentingnya menjaga citra kota:

“Nah supaya investasi bisa masuk, mari Katong samua jaga keamanan dan ketertiban di kota Ambon, tidak ada investor yang mau masuk kalau dengar Ambon Kaco, tidak ada investor yang mau masuk kalo dengar Bakalai disini Bakalai disana.”

Ekonom Joseph Stiglitz, peraih Nobel Ekonomi, pernah mengatakan bahwa “Institusi lokal yang stabil dan masyarakat yang kooperatif adalah syarat utama dalam menarik investasi berkelanjutan.” Dalam konteks Ambon, pernyataan Walikota selaras dengan pandangan ini: membangun atmosfer kondusif bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi seluruh warga.

“Yang paling parah lagi, orang Bakalai di kabupaten lain, dong tulis Ambon Kaco, orang Bakalai di tempat lain dong tulis, Ambon bergejolak, yang seng Bae yang Katong dapat terus.”

Dr. Francis Fukuyama, ilmuwan politik ternama, pernah menulis bahwa “Kapital sosial, kepercayaan, norma, dan jaringan masyarakat, menentukan seberapa cepat suatu daerah bisa tumbuh.” Apa yang disampaikan Walikota merupakan seruan untuk membangun ulang kapital sosial Ambon pasca berbagai konflik masa lalu.

Baca Juga :  Pemkot Ambon Raih Penghargaan Pembina ProKlim dari Kementerian LHK

Dalam konteks filosofis, Walikota Bodewin sejalan dengan pemikiran filsuf Yunani kuno, Aristoteles, yang berpendapat bahwa “Masyarakat yang baik adalah masyarakat yang setiap warganya merasa memiliki tanggung jawab atas kebaikan bersama.”

“Beta yakin Basudara semua tinggal disini, mau KTP Ambon atau seng, pokoknya su tinggal di Ambon, Katong pung tanggung jawab untuk menjaga kota ini. pastikan bahwa kota Ambon ini Aman, damai, nyaman.”

Sebagai bentuk tanggung jawab kolektif, ia menegaskan bahwa menjaga stabilitas bukan semata tanggung jawab aparat:

“Pihak Kepolisian ada, dong pung tugas berat, Tapi percuma antua dong kerja keras tapi Katong semua seng mendukung.”

Dan akhirnya, panggilan moral untuk menjadi agen perdamaian ditutup dengan harapan yang kuat:

“Sebagai walikota Beta berharap, Katong semua yang hadir hari ini menjadi agen-agen Perdamaian, menyuarakan tentang perdamaian di kota ini supaya, investor masuk sebanyak-banyaknya. supaya ekonomi kota Ambon bertumbuh, lapangan kerja tersedia, pengangguran berkurang, kemiskinan berkurang, itu baru Katong bilang Ambon yang hebat.”

Pesan ini menjadi semacam deklarasi moral, arah kebijakan, sekaligus refleksi tanggung jawab publik di tengah dunia yang semakin saling terhubung. Ambon membutuhkan ketenangan untuk bisa bertumbuh, dan seruan Walikota Bodewin Wattimena layak menjadi peta jalan menuju masa depan kota yang lebih sejahtera dan bersatu.

Penulis : Weyber Pagaya,SH

Editor : Tim Redaksi Sakamena News

Sumber Berita: Akun Facebook Walikota

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit
Perayaan Imlek 2577 di Vihara Swarna Giri Tirta, Wali Kota Ambon Tekankan Harmoni dan Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:03 WIT

Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!

Berita Terbaru