SAKAMENANEWS.COM Ambon, 10 Maret 2025 – Dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun tetap diselingi humor yang khas, Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang lebih transparan, profesional, dan berpihak kepada rakyat. Dalam wawancara eksklusif yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Fachri membahas berbagai program unggulan, mulai dari reformasi birokrasi, tata kelola aset, hingga strategi pengelolaan sumber daya alam agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu isu penting yang disoroti Fachri adalah pengelolaan sumber daya minyak di SBT, Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berencana akan menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan-perusahaan minyak yang beroperasi di wilayah SBT.
Langkah ini diharapkan dapat:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat lokal,
Mengoptimalkan CSR dari perusahaan minyak untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin perusahaan-perusahaan minyak benar-benar hadir untuk membangun daerah ini, bukan hanya mengambil sumber daya tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Fachri.
Di bidang pemerintahan, Fachri menegaskan bahwa birokrasi di SBT harus berjalan lebih profesional dan berbasis kinerja. Jabatan Penjabat (PJ) dan Pelaksana Tugas (PLT) bisa diganti kapan saja sesuai kebutuhan organisasi. Fachri bahkan mengisyaratkan bahwa pada Senin pekan depan, kemungkinan akan ada rotasi jabatan di beberapa posisi strategis.
Untuk pejabat definitif, Fachri menegaskan bahwa mereka harus melalui uji kompetensi yang ketat. Jika kinerjanya baik, maka akan tetap di posisinya, tetapi jika kurang memuaskan, mereka bisa dipindahkan ke dinas lain atau mengalami demosi.
“Pemerintah butuh orang yang bekerja dengan hati, bukan sekadar ingin duduk di kursi jabatan. Kalau tidak bisa bekerja maksimal, ya harus siap dipindahkan,” ujarnya, sebelum menambahkan candaan yang membuat suasana tetap santai.
Fachri juga menyoroti permasalahan dalam pendataan kendaraan dinas, terutama yang digunakan di wilayah kepulauan. Saat ini, ditemukan banyak kendaraan roda empat dan speedboat yang belum terdata dengan rapi. Bahkan, ada indikasi bahwa beberapa kendaraan dinas mengalami pergantian nomor plat tanpa prosedur resmi, yang berpotensi membuka celah penyalahgunaan aset daerah.
Untuk mengatasi masalah ini, Fachri menginstruksikan:
Pendataan ulang seluruh kendaraan dinas agar penggunaannya lebih transparan.
Pembuatan nomor plat baru dengan tanda khusus yang tidak bisa dimanipulasi.
Peningkatan pengawasan oleh Dinas Pendapatan dan Aset Pemkab SBT untuk memastikan aset digunakan sesuai fungsinya.
“secepatnya semua kendaraan dinas harus dikumpulkan. Kita tertibkan supaya tidak ada lagi permainan yang merugikan daerah,” tegasnya.
Selain tata kelola aset dan birokrasi, Fachri juga menegaskan bahwa pemerintahannya berfokus pada empat pilar utama, yaitu:
Sehat – Peningkatan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Cerdas – Transparansi dalam anggaran pendidikan dan pemanfaatan CSR untuk pembangunan sekolah.
Sejahtera – Pemerataan ekonomi agar masyarakat lebih mandiri.
Berbudi Luhur – Menanamkan nilai moral dan etika dalam kehidupan sosial dan pemerintahan.
Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan mengoptimalkan dana CSR dari berbagai perusahaan untuk memperbaiki infrastruktur sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan di SBT.
“Kita ingin memastikan setiap anak di SBT mendapatkan pendidikan yang layak. karena ini juga merupakan salah satu prioritas beta yang akan terus didorong,” ujar Fachri.
Dengan berbagai strategi yang telah dirancang, Fachri Husni Alkatiri memastikan bahwa pemerintah Kabupaten SBT siap menghadirkan pemerintahan yang transparan, profesional, dan benar-benar berpihak kepada rakyat.
Ia optimistis bahwa dengan mendukung program nasional Asta Cita, melakukan reformasi birokrasi, memperbaiki tata kelola aset daerah, serta menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak, SBT akan semakin maju dan masyarakatnya bisa menikmati hasil pembangunan yang nyata.
“Kita ingin SBT jadi daerah yang lebih maju. Pemerintah harus hadir untuk rakyat, bekerja transparan, dan tentu saja… tetap bisa bercanda biar suasana tidak tegang terus,” tutup Fachri dengan senyum khasnya, yang kembali mencairkan suasana wawancara.
Penulis : Weyber Pagaya,SH








