Efisiensi Anggaran BKSDA Maluku: Fokus pada Implementasi Lapangan dan Pengelolaan Kawasan Konservasi

Rabu, 19 Maret 2025 - 13:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

PatroliNews.id, Maluku – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Danny Hendry Pattipeilohy, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa, kebijakan efisiensi anggaran di instansinya merupakan tindak lanjut dari arahan nasional. Saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kebun Cengkeh, Ambon, Rabu (19/3/25), ia menyampaikan bahwa, langkah ini selaras dengan kebijakan Presiden dan Kementerian Keuangan, yang kemudian diimplementasikan hingga ke kementerian teknis, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kebijakan efisiensi anggaran ini lebih diarahkan pada pengurangan kegiatan yang sifatnya tidak mendesak, seperti rapat-rapat dan pertemuan seremonial. Fokus utama tetap pada implementasi langsung di lapangan yang berdampak nyata terhadap pengelolaan kawasan konservasi,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Maluku Dorong Reformasi Kepolisian yang Transparan dan Profesional

Pattipeilohy menambahkan bahwa meskipun ada penyesuaian dalam anggaran, esensi dari program konservasi tidak akan terganggu. Pihaknya akan melakukan simulasi dan alternatif kegiatan agar tetap mencapai target tanpa mengurangi efektivitas pengelolaan kawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Efisiensi ini tentu berdampak pada beberapa aspek, tetapi kami memastikan bahwa upaya konservasi tetap berjalan. Misalnya, jika sebelumnya ada kegiatan yang dilakukan beberapa kali dalam setahun, kini kami optimalkan dengan pendekatan kolektif tanpa menghilangkan fungsinya di lapangan,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkot Ambon Evaluasi Smart City, Perkuat Komitmen Digitalisasi Layanan

Lebih lanjut, BKSDA Maluku juga melakukan evaluasi internal untuk menentukan prioritas program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat serta keberlanjutan kawasan konservasi.

“Kami tetap berpegang pada arahan kebijakan pemerintah pusat dan regulasi yang berlaku, sehingga pembangunan di sektor kehutanan, khususnya konservasi, dapat terus berjalan meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran,” tutupnya.

Langkah efisiensi ini menunjukkan komitmen BKSDA Maluku dalam menyeimbangkan kebijakan anggaran dengan pelaksanaan program yang tetap efektif dan berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru