SAKAMENANEWS.COM Ambon, 15 Maret 2025 – Universitas Pattimura (UNPATTI) terus berkomitmen untuk memastikan penyaluran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) berjalan transparan dan tepat sasaran. Dalam kegiatan pembinaan dan penandatanganan kontrak bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah kuota tambahan tahun 2024, yang digelar di Auditorium UNPATTI, Sabtu (15/3/25), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menyoroti fenomena pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi dalam proses pendaftaran beasiswa.
“Kegiatan ini memang rutin dilakukan setiap tahun bagi penerima KIP Kuliah. Namun, pada tahap kedua ini, Kapolda Maluku turut hadir karena ditemukan banyak praktik pungli terhadap mahasiswa kita,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa modus pungli ini beragam, mulai dari membantu pendaftaran, membuat akun, hingga meminta imbalan setelah mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelaku pungli ini tidak hanya berasal dari lingkungan kampus, tetapi juga dari oknum tertentu di luar kampus. Dari temuan kami, ada pegawai di direktorat, kakak tingkat, dan alumni yang sering memanfaatkan kondisi ini. Untuk dosen, sejauh ini belum ditemukan keterlibatan dalam praktik pungli,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa bagi pegawai yang terbukti melakukan pungli, pihak universitas sudah menjatuhkan sanksi tegas.
Kuota Beasiswa KIP Kuliah di UNPATTI Meningkat
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nur Aida Kubangun, S.pd.,M.Pd juga mengungkapkan bahwa kuota penerima beasiswa KIP Kuliah di UNPATTI mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Pada tahun 2023, jumlah penerima KIP Kuliah di UNPATTI sebanyak 1.700 mahasiswa. Tahun 2024 meningkat menjadi 2.121 mahasiswa, dan kami berharap ke depan jumlah ini bisa bertambah,” ujarnya.
Selain KIP Kuliah, UNPATTI juga mengelola berbagai jenis beasiswa lainnya, termasuk beasiswa unggulan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Secara keseluruhan, terdapat 11 jenis beasiswa yang dikelola oleh pihak ketiga, sedangkan KIP Kuliah dikelola langsung oleh UNPATTI.
“Kami berharap beasiswa KIP Kuliah ini benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa Maluku yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terkendala finansial, agar mereka bisa menyelesaikan studi dengan baik,” tambahnya.
Kapolda Maluku Tegaskan Pemberantasan Pungli di Beasiswa KIP Kuliah
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., yang turut hadir untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UNPATTI menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas pungli yang berkaitan dengan penyaluran beasiswa KIP Kuliah.
“Saya berterima kasih kepada UNPATTI karena telah memberikan saya kesempatan untuk berbicara di hadapan mahasiswa. Adik-adik ini adalah orang-orang pintar yang berhasil mendapatkan beasiswa dari negara, jadi manfaatkanlah dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa segala bentuk pungutan liar terhadap mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah akan ditindak tegas.
“Jika ada oknum yang melakukan pungli, kita akan berantas. Saya minta adik-adik mahasiswa kooperatif dalam memberikan informasi, dan kami akan menjaga kerahasiaan identitas pelapor,” tegas Kapolda Maluku.
Sinergi untuk Pendidikan yang Bersih dan Transparan
Diskusi ini menegaskan pentingnya kerja sama antara universitas, aparat penegak hukum, dan mahasiswa dalam memastikan beasiswa KIP Kuliah dapat disalurkan tanpa hambatan. Komitmen UNPATTI dan Polda Maluku dalam memberantas pungli diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi mahasiswa penerima beasiswa, serta mendorong transparansi dalam sistem pendidikan tinggi di Maluku.
Dengan meningkatnya kuota beasiswa dan semakin ketatnya pengawasan terhadap praktik pungli, UNPATTI terus berupaya agar setiap mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa bisa mengaksesnya tanpa kendala.
Penulis : Weyber Pagaya,SH








