SAKAMENANEWS.COM Maluku – Komitmen dalam menjaga kelestarian hutan dan ekosistem menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-42. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Danny Hendry Pattipeilohy, S.Pi., M.Si., dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya pada Senin (17/3/2025), menegaskan bahwa momen ini adalah panggilan bagi seluruh rimbawan untuk semakin berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Indonesia, khususnya di Maluku.
“Tanggal 16 Maret 2025 menjadi tonggak sejarah bagi seluruh rimbawan di Indonesia, di mana kita kembali memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-42. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan hutan sebagai aset berharga bagi bangsa,” ujar Pattipeilohy.
Ia menjelaskan bahwa, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadikan peringatan ini sebagai sarana untuk memperkuat dukungan terhadap kebijakan kehutanan nasional. Sektor ini berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Pattipeilohy mengungkapkan bahwa, peran generasi muda dalam pelestarian hutan sangatlah krusial. “Hari Bakti Rimbawan ke-42 ini harus menjadi pemicu semangat bagi generasi muda Maluku untuk lebih peduli terhadap lingkungan, melestarikan sumber daya alam hayati, serta menjaga keanekaragaman hayati, baik dari sisi tumbuhan maupun satwa liar yang ada di Maluku,” tegasnya.
Menurutnya, dengan kondisi Maluku sebagai wilayah kepulauan, kelestarian hutan harus dikelola dengan bijak agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Kita harus mempertahankan sumber daya hutan ini agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta ekologis. Hutan adalah paru-paru kita, yang harus tetap dijaga keseimbangannya antara pemanfaatan dan konservasi,” tambahnya.
Di akhir wawancara, Kepala BKSDA Maluku menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan.
“Melalui semangat Hari Bakti Rimbawan ke-42, mari kita bersama-sama menjaga keutuhan kawasan hutan dan memastikan pengelolaannya dilakukan secara bijak dan berkelanjutan, demi masa depan yang lebih hijau dan lestari,” pungkasnya.
Penulis : Weyber Pagaya,SH








