Kisruh Tanah Keluarga Berakhir, Rehab Jembatan Batu Gajah Akhirnya Jalan Lagi

Jumat, 14 November 2025 - 15:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rehabilitasi Jembatan Lingkungan RT01/RW03 Kelurahan Batu Gajah (Foto: Sakamena)

Rehabilitasi Jembatan Lingkungan RT01/RW03 Kelurahan Batu Gajah (Foto: Sakamena)

SAKAMENA | Ambon – Rehabilitasi Jembatan Lingkungan RT 01/RW 03 Kelurahan Batu Gajah, Kota Ambon, kembali bergerak setelah sempat tersendat oleh konflik tanah dan penyesuaian teknis struktur. Jembatan yang menjadi akses utama warga Batu Gajah itu kini digenjot penyelesaiannya agar dapat difungsikan sebelum puncak musim penghujan.

Saat ditemui Jurnalis Sakamena pada Jumat 14/11/2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Muhammad Saleh Far-Far, mengungkapkan bahwa kendala terbesar yang mereka hadapi sejak awal adalah klaim tanah dari Keluarga Alfons, disertai keberatan dari seorang ibu yang mengaku ahli waris. Kondisi itu menyebabkan pekerjaan terhenti dan tim harus bolak-balik melakukan komunikasi dengan warga serta pihak kelurahan.

“Yang pertama itu masalah tanah. Ada klaim dari Keluarga Alfons, dan juga satu ibu yang mengaku ahli waris serta melarang pekerjaan. Itu bikin kami cukup repot di lapangan,” kata Far-Far.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun persoalan tersebut perlahan terselesaikan setelah salah satu perwakilan resmi Keluarga Alfons mengeluarkan surat dari pengadilan yang menegaskan dukungan mereka terhadap proyek pembangunan jembatan.

“Syukurnya dari Keluarga Alfons sudah ada surat dari pengadilan, menyatakan bahwa Antua mendukung program pemerintah. Itu sangat membantu mengakhiri masalah yang berlarut-larut,” tambahnya.

Selain sengketa lahan, tim juga harus menunggu penyelesaian penghitungan ulang keamanan struktur jembatan oleh pihak perencana. Hal ini dilakukan untuk memastikan struktur tetap aman sebelum masuk tahap pengecoran.

“Katong minta perencana cek ulang keamanan struktur. Meskipun bebannya tidak besar, tapi keselamatan itu penting. Hasilnya mungkin keluar besok atau paling lambat Senin,” jelas Far-Far.

Setelah hambatan-hambatan tersebut terurai, pekerjaan jembatan kini dipacu untuk mengejar target. Progres fisik saat ini telah mencapai 40 persen, dan akan dilanjutkan dengan pemasangan bekesting, gelagar, plat, hingga relly sebelum dilakukan pengecoran.

“Target katong sebelum Desember. Tinggal pasang bekesting, lalu lanjut pengecoran. Kami kejar sebelum musim hujan datang,” ungkapnya.

Far-Far menegaskan bahwa penyelesaian jembatan ini sangat penting karena selama pekerjaan berlangsung, masyarakat Batu Gajah harus memutar jauh untuk menjangkau wilayah di bagian atas.

“Ini soal pelayanan publik. Masyarakat Batu Gajah sekarang harus jalan putar. Jembatan ini kalau cepat selesai, mobilitas mereka langsung lancar kembali,” tutupnya.

Dengan selesainya berbagai hambatan, Dinas PUPR Kota Ambon optimistis rehabilitasi jembatan dapat diselesaikan tepat waktu dan segera kembali menjadi akses vital bagi warga di kawasan Batu Gajah.

Baca Juga :  SD Negeri 4 Ambon dan Gugus 4 Pattimura Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Bencana

Editor : Tim Redaksi Sakamena News

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru