Langkah Strategis Membangun Pendidikan: Lokakarya III Penyusunan Renstra Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Husein Mukadar, S.IP., M.A.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Husein Mukadar, S.IP., M.A.

Sakamenanews.com, Masohi, 7 Agustus 2025 — Guna memperkuat arah pembangunan pendidikan yang lebih terencana, terukur, dan menyeluruh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah menyelenggarakan Lokakarya ke-3 Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Pendidikan, yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 Agustus 2025, bertempat di Hotel Isabella Masohi, beralamat di Jl. Chr. M. Tiahahu, Namasina, Kota Masohi.

Menindaklanjuti Visi Misi Daerah Melalui Dokumen Strategis

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari lokakarya pertama dan kedua yang telah dilaksanakan sebelumnya, yang seluruhnya bertujuan untuk menghasilkan dokumen Renstra Dinas Pendidikan yang terarah dan relevan dengan kebijakan daerah dan nasional. Dalam penyusunan ini, Renstra berperan penting sebagai instrumen penggerak implementasi program kerja Dinas Pendidikan selama lima tahun mendatang, yaitu 2025 hingga 2030, dengan mengacu langsung pada visi dan misi Bupati yang telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Maluku Tengah.

Saat ditemui di hari kedua kegiatan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Husein Mukadar, S.IP., M.A., menjelaskan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Renstra ini sebenarnya sudah masuk pada kegiatan yang ketiga. Lokakarya pertama dan kedua sudah kita lakukan, dan setelah ini akan ditutup dengan uji publik. Dokumen Renstra menjadi acuan bagi OPD untuk menindaklanjuti program-program visi dan misi Bupati yang dijabarkan dalam RPJMD. Kemudian kita tuangkan dalam bentuk kristalisasi program di tingkat OPD, sehingga pekerjaan ini menjadi terukur arah ke depannya.”

Mewujudkan Mutu Pendidikan yang Lebih Baik di Seluruh Jenjang

Dokumen Renstra diharapkan tidak hanya menjadi rujukan administratif, tetapi juga mampu membangun arah kerja yang strategis bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, pendidikan formal dan nonformal, negeri maupun swasta. Melalui proses ini, pemerintah daerah akan memiliki alat ukur yang lebih tepat dalam memantau pelaksanaan program, sekaligus meningkatkan kualitas mutu pendidikan.

“Harapannya ke depan, kita bisa mengukur dan memperbaiki kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah. Dokumen ini juga akan membantu kita dalam menyelesaikan persoalan angka anak tidak sekolah, karena kita bisa ketahui lewat data yang digunakan,” ungkap Husein.

Menyusun Perencanaan Berdasarkan Data yang Akurat dan Terintegrasi

Renstra yang disusun ini berbasis pada data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang dikumpulkan sejak dua tahun sebelumnya hingga tahun berjalan. Data ini akan menjadi landasan utama dalam memetakan kebutuhan, tantangan, dan peluang sektor pendidikan untuk lima tahun ke depan.

“Pekerjaan Renstra ini berdasarkan data yang kita ambil dari Dapodik—mulai dari dua tahun sebelumnya sampai tahun ini—dan akan kita gunakan sebagai dasar menyusun arah kebijakan hingga lima tahun ke depan,” lanjutnya.

Tantangan dan Pemetaan Jumlah Satuan Pendidikan

Meski penyusunan Renstra berjalan baik, proses ini tidak lepas dari tantangan, terutama dalam hal validasi dan integrasi data. Namun, kendala tersebut berhasil diatasi melalui kerja sama lintas bidang dan koordinasi teknis yang intensif di dalam dinas.

“Kendala tentu saja ada, terutama terkait data. Tapi Alhamdulillah, itu semua bisa kami selesaikan,” tutur Husein.

Sebagai catatan penting, jumlah satuan pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah menunjukkan cakupan layanan yang luas. Untuk jenjang PAUD, terdapat 20 satuan PAUD negeri dan 352 swasta, sehingga total 372 lembaga PAUD. Sementara itu, jumlah SD tercatat sebanyak 393 sekolah, dan SMP sebanyak 148 sekolah yang tersebar di seluruh kecamatan di wilayah kabupaten ini.

Baca Juga :  Rohalim Boy Sangadji: Sang Gladiator Politik, Kandidat Terkuat Ketua Golkar Maluku.

Membangun Sistem Pendidikan yang Terarah, Inklusif, dan Berkelanjutan

Melalui Lokakarya III ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah menegaskan keseriusannya dalam membangun tata kelola pendidikan yang lebih terencana dan terstruktur. Penyusunan Renstra tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi lebih dari itu—ia merupakan pijakan strategis yang akan menentukan arah kebijakan pendidikan lima tahun ke depan.

Baca Juga :  DPRD Maluku Dukung Pelantikan Kepala Daerah Terpilih

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pemerintah daerah berupaya keras menjamin seluruh anak—dari PAUD hingga SMP, dari jalur formal hingga nonformal mendapatkan hak pendidikan secara setara dan berkualitas. Dengan dukungan data yang valid dan kebijakan yang terarah, sistem pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah diharapkan menjadi lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

 

Penulis : WP

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru