SAKAMENA NEWS, Ambon – Dalam seremoni khidmat yang digelar di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku pada Senin (5/5/2025), Bunda PAUD Provinsi Maluku, Maya Lewerissa, mengukuhkan para Bunda PAUD dari 11 kabupaten/kota se-Maluku. Salah satu sorotan utama adalah pengukuhan Lisa Wattimena sebagai Bunda PAUD Kota Ambon, sebuah penugasan moral yang menyatukan visi pendidikan dengan misi kemanusiaan jangka panjang.
Usai pengukuhan, Lisa menyampaikan komitmen strategisnya dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai bagian dari arsitektur pembangunan manusia di Kota Ambon. Namun lebih dari itu, Lisa juga menempatkan PAUD sebagai benteng awal dalam mencegah stunting, isu krusial yang kini tengah menjadi perhatian nasional dan daerah.
“Ketika kita bicara PAUD, kita tidak hanya bicara ruang kelas dan permainan edukatif. Kita sedang bicara soal nutrisi, stimulasi tumbuh kembang, lingkungan sehat, dan keteladanan sosial. Artinya, PAUD adalah garda terdepan dalam perang melawan stunting,” tegas Lisa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan pentingnya membangun kemitraan lintas sektor dari OPD teknis seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga TP-PKK dan organisasi masyarakat sipil, guna memastikan bahwa setiap anak mendapat hak yang utuh untuk belajar, tumbuh, dan berkembang secara optimal sejak dini.
Dalam pandangan Lisa, pendidikan anak usia dini adalah jembatan menuju generasi emas Indonesia 2045. Namun jembatan itu akan rapuh bila dilewati oleh anak-anak yang mengalami kekurangan gizi, anemia, atau keterlambatan tumbuh kembang. “Saya mengajak seluruh orang tua dan masyarakat memahami bahwa PAUD bukan soal akademik dini, tapi soal tumbuh bersama secara sehat, bahagia, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia pun menambahkan bahwa seluruh lembaga PAUD di Kota Ambon perlu diperkuat bukan hanya dari sisi kurikulum, tetapi juga dari sisi layanan gizi, sanitasi, dan pengasuhan holistik. Sejalan dengan amanat Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, integrasi layanan PAUD dengan posyandu, puskesmas, dan rumah gizi menjadi langkah konkret yang harus terus diperluas.
Penulis : Weyber Pagaya,SH
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








