Nyawa Firdaus Menjadi Alarm Desakan Pencopotan Kepala Balai Taman Nasional Manusela

Minggu, 18 Mei 2025 - 15:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Balai Taman Nasional Manusela Deny Rahadi (Foto:ist)

Kepala Balai Taman Nasional Manusela Deny Rahadi (Foto:ist)

SAKAMENA NEWS | Suara Rakyat dari Maluku

Nyawa Firdaus Adalah Alarm: Copot Kepala Balai Taman Nasional Manusela Sekarang!

Gunung Binaiya – Ramai beredar di media sosial Petisi desakan pencopotan Kepala Balai Taman Nasional Manusela,  dari para aktifis pecinta alam, akademisi, OKP, Ormas, dan sebagian besar relawan yang terlibat langsung dalam evakuasi jenazah Firdaus Ahmad Fauzi, pendaki asal Bogor yang hilang selama 22 hari setelah melakukan pendakian di Gunung Binaiya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut Petisinya:

Tragedi meninggalnya Firdaus Ahmad Fauzi, pendaki asal Bogor yang hilang selama 22 hari di Gunung Binaiya, kawasan Taman Nasional Manusela, bukanlah semata musibah alam. Ini adalah cermin dari kelalaian struktural dan buruknya manajemen krisis di salah satu kawasan konservasi tertua di Indonesia.

Baca Juga :  Modus Karung Bekas dan Beras Asal-Asalan: BULOG dan Krimsus Bongkar Pemalsuan SPHP

Dalam situasi darurat yang menyangkut nyawa manusia, justru muncul sikap lepas tangan, komunikasi minim, dan tidak adanya kehadiran aktif dari pihak Balai Taman Nasional Manusela selama proses pencarian. Ini sungguh menyakitkan, tidak hanya bagi keluarga korban, tapi juga bagi siapa saja yang pernah menjejakkan kaki di alam bebas dan percaya bahwa negara hadir untuk melindungi.

Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia, pecinta alam, aktivis lingkungan, warga Maluku, dan siapa pun yang peduli pada keadilan, untuk menandatangani dan menyebarluaskan petisi publik yang menuntut:

  1. Pencopotan Kepala Balai Taman Nasional Manusela.
  2. Evaluasi sistem keselamatan dan SOP pendakian di TN Manusela.
  3. Permintaan maaf resmi kepada keluarga korban dan publik.
  4. Pembentukan tim independen untuk investigasi menyeluruh.
Baca Juga :  Bank Maluku Malut 'Tancap Gas' Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!

Ini bukan hanya soal satu nyawa. Ini soal tanggung jawab moral, integritas institusi, dan keselamatan siapa pun yang akan mendaki esok hari.

Jangan biarkan tragedi ini berlalu tanpa pertanggungjawaban. Firdaus layak mendapat keadilan. Kita semua layak mendapat jaminan keselamatan di alam Indonesia.

Tandatangani. Suarakan. Desak keadilan

https://chng.it/Dz9J2qWLXd (link petisi)

Editor : Tim Redaksi Sakamena News

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru