SAKAMENA NEWS, Maluku – Kegiatan Semi Loka Pembelajaran Berbasis Digital dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025, bertempat di Hotel Amaris, Kota Ambon. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Arika Mahina bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Ambon dan didukung oleh The HEAD Foundation, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD melalui pendekatan pembelajaran digital. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kabid PAUD dan PNF, Yasmu Budiatin, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Yasmu Budiatin menekankan pentingnya penguatan karakter dan pembelajaran yang edukatif di era digital. Ia menyampaikan bahwa capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Ambon telah meningkat menjadi 73,79%, namun masih perlu terus dikembangkan. Ia juga menyoroti peran penting teknologi dalam proses belajar-mengajar, serta pentingnya pengadaan tablet di sekolah sebagai sarana penunjang pembelajaran digital yang efektif, sambil mengapresiasi dukungan Yayasan Arika Mahina selama tiga tahun terakhir.
Direktur Yayasan Arika Mahina, Ruth Saiya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Pendidikan dan antusiasme dari 12 kepala sekolah mitra dalam mengimplementasikan program “Sekolah Enuma Indonesia.” Ia menjelaskan bahwa walaupun keterbatasan sarana masih menjadi tantangan, semangat kolaborasi dan komitmen para guru dan siswa menjadi kunci keberhasilan. Ruth juga berharap pemerintah terus mendukung keberlanjutan program ini untuk menjangkau lebih banyak sekolah di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari The HEAD Foundation, Mr. CD Liang memberikan sambutan secara daring dan menyatakan pentingnya dukungan pemerintah dalam mendorong digitalisasi pendidikan. Ia menekankan bahwa pembelajaran digital membutuhkan biaya besar namun memberikan dampak signifikan terhadap capaian belajar siswa. Mr. Liang berharap, hasil riset dari Ambon dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat untuk memperluas dukungan terhadap pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








