Sakamenanews.com, Ambon – Leonorce Hahuwa, SE, selaku Bendahara Inspeksi Kota Ambon, menyoroti kendala teknis dalam penerapan sistem Coretax bagi instansi pemerintah di Kota Ambon. Dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Coretax yang berlangsung di lantai 5 Manise Hotel pada Kamis (6/2/25), ia mengungkapkan bahwa, meskipun sistem ini sangat membantu bendahara dalam pengelolaan pajak, masih terdapat hambatan serius pada akses server pusat yang menghambat proses input data.
“Kalau terkait dengan kegiatan Bimtek ini, sistemnya kan masih baru, jadi memang sangat diperlukan bagi kami sebagai bendahara. Ini sangat membantu, cuma masalahnya masih ada kendala dengan server di pusat. Seperti yang kita lihat tadi, saat mencoba masuk, sistemnya tidak bisa diakses. Jadi, kita masih belum bisa sampai selesai,” ungkap Leonorce.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa, pemahaman mengenai Coretax sudah semakin meningkat berkat materi yang disampaikan dalam pelatihan ini. Bimbingan teknis ini menjadi langkah penting untuk membekali bendahara dalam menghadapi sistem perpajakan tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan ke depan, kita harus tetap bisa. Mau tidak mau, ini sudah menjadi pekerjaan kita sehari-hari, jadi otomatis kita diharapkan bisa melakukan pemotongan pajak dengan benar dan tidak salah tempat lagi. Awalnya kita belum bisa karena belum tahu, tapi setelah ikut Bimtek ini kita sudah pahami, dan kita usahakan ke depannya bisa buat bukti billing dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan yang digelar oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Ambon ini diharapkan, mampu meningkatkan kompetensi para bendahara dalam mengelola pajak secara lebih akurat dan transparan.








