Stok Pangan di Maluku Aman Jelang Ramadan, Disperindag Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Jumat, 28 Februari 2025 - 12:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Sakamenanews.com, Maluku – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, Yahya Kotta, S.Pt., M.Si., memastikan bahwa stok pangan di Maluku dalam kondisi aman menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah bertajuk “Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Menjelang Bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H” yang berlangsung di Lapangan Masjid Raya Darul Hasanah, Poka, pada Jumat (28/2/2025).

Menurut Yahya Kotta, pasokan beras di Maluku mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 3–4 bulan ke depan. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan Bulog, stok beras yang tersedia saat ini lebih dari 13.000 ton, dengan total ketersediaan bulan ini mencapai sekitar 18.000 ton, termasuk dari Bulog maupun distributor.

Baca Juga :  Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena Bahas Sinergi Pembangunan Maluku di Bandara 

Mengenai harga pangan, Kotta mengakui kemungkinan adanya kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. “Kondisi ini merupakan pola yang sering terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengontrol harga agar kenaikan tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, pemerintah mengadakan Gerakan Pangan Murah guna menjaga harga tetap terkendali dan memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau. “Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi lonjakan permintaan yang berdampak pada harga pangan,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah intervensi yang dilakukan, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok yang berlebihan.

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru