“Tiga Hari Hilang, Tim SAR Temukan Jejak dan Puntung Rokok di Lereng Binaiya”
SAKAMENA NEWS Tehoru – Harapan kecil mulai tumbuh di tengah kabar yang menyesakkan. Tiga hari setelah Firdaus Ahmad Fauzi dinyatakan hilang, tim SAR gabungan yang dikerahkan ke Gunung Binaiya mulai menemukan jejak. Pada 29 April 2025, tim pencari menemukan bekas jejak kaki dan puntung rokok yang diduga kuat milik Firdaus. Lokasinya berada di sekitar aliran Kali Yahe, tak jauh dari Pos 3 Aimoto.
Penemuan ini membawa secercah harapan di tengah kondisi alam yang masih sangat tidak bersahabat. Jalur pendakian di kawasan Binaiya dikenal ekstrem, dengan hutan lebat, jurang terjal, serta cuaca yang cepat berubah. Beberapa relawan dari komunitas pecinta alam di Ambon dan relawan SAR Maluku turut bergabung dalam pencarian. Mereka menyusuri setiap sudut hutan, berharap menemukan tanda-tanda keberadaan Firdaus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, pihak keluarga Firdaus yang sudah berada di Ambon tampak terus memantau perkembangan. “Kami percaya dia masih bertahan. Dia kuat dan sudah sering mendaki gunung,” ujar salah satu anggota keluarga. Di media sosial, dukungan dan doa dari pendaki lain terus mengalir, menjadikan kisah Firdaus sebagai pengingat akan pentingnya keselamatan dan kebersamaan dalam pendakian.
Penulis : Weyber Pagaya,SH
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








