Sakamenanews.com, Kota Ambon kembali mencuri perhatian dunia dengan perayaan ulang tahun ke-5 predikatnya sebagai “Ambon City of Music,” gelar bergengsi yang diberikan oleh UNESCO sebagai bagian dari Jaringan Kota Kreatif Dunia pada tahun 2019. Predikat ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal tetapi juga menempatkan Ambon sebagai salah satu pusat musik global yang diakui karena warisan budaya dan kontribusi kreatifnya dalam bidang musik.
Dalam rangka memperingati momen bersejarah ini, Dinas Pariwisata Kota Ambon, di bawah pimpinan Kepala Dinas Rico Hayat, akan menggelar Mangente Festival, sebuah acara yang dirancang untuk merayakan keunikan dan keberagaman budaya musik Ambon. “Ulang tahun ini adalah momentum penting bagi Ambon untuk terus memantapkan posisinya di panggung internasional. Melalui Mangente Festival, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Ambon adalah rumah bagi kreativitas dan harmoni budaya,” ujar Rico Hayat saat konferensi pers pada Jumat (11/10
).
Festival ini akan berlangsung selama lima hari, dimulai dari tanggal 5 hingga 10 Desember 2024, dan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada musik tetapi juga seni dan budaya secara keseluruhan. Di antaranya adalah konser musik yang melibatkan musisi lokal, nasional, hingga internasional, pameran seni rupa, workshop musik tradisional, dan diskusi kreatif yang mengangkat tema “Musik sebagai Identitas dan Pemacu Ekonomi Kreatif.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, festival ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan dari kelompok musik tradisional seperti totobuang dan tifa, yang mencerminkan kekayaan budaya Ambon. Para pengunjung juga dapat menikmati bazar kuliner khas Maluku, menghadirkan cita rasa lokal yang autentik.
“Mangente Festival tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga medium untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya Ambon kepada dunia. Kami ingin setiap pengunjung dapat merasakan kehangatan dan keragaman kota ini,” tambah Rico Hayat.
Kepala Dinas Pariwisata tersebut juga menggarisbawahi pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan acara ini. “Semua elemen masyarakat, baik seniman, pelaku usaha kreatif, hingga warga lokal, berperan penting dalam mewujudkan visi besar ini. Mari kita bersama-sama menjadikan Ambon sebagai rumah musik yang menginspirasi dunia,” tutupnya.
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana promosi budaya dan musik Ambon, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ribuan wisatawan domestik dan mancanegara diperkirakan akan menghadiri festival ini, yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian kota melalui sektor akomodasi, kuliner, dan kerajinan lokal.
Ulang tahun ke-5 ini menjadi momen refleksi sekaligus selebrasi untuk Ambon dan seluruh warganya. Dengan berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan, perayaan ini diharapkan akan semakin memperkuat citra Ambon sebagai “City of Music” sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan berinovasi di bidang musik dan seni budaya.








