SAKAMENA | AMBON, 24 November 2025 — Suasana Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, mendadak heboh pada Senin pagi setelah ditemukannya jasad seorang anak perempuan berusia 11 tahun di tepi pantai belakang Toko Bangunan Ode Amin di Jalan Syaranamual. Korban diketahui bernama Hesty Kaila Ali, pelajar yang tercatat tinggal di RT 05 RW 04 Desa Poka.
Peristiwa penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 08.10 WIT. Awalnya, saksi pertama Firman Agung Tuhulele (23), mahasiswa FKIP Prodi Bahasa Inggris yang tinggal di kos-kosan dekat lokasi kejadian, tengah melakukan aktivitas memasak di dapur. Ketika keluar untuk mengambil air di kran yang menghadap langsung ke arah pantai, Firman melihat sesosok tubuh tergeletak dalam posisi telungkup di tepi pantai, hanya berjarak sekitar empat meter dari pintu belakang dapur.
Terkejut atas temuan tersebut, Firman segera memanggil rekannya Abu Kasim Kelirey (23), yang juga mahasiswa FKIP dan tinggal di kos-kosan yang sama. Keduanya lalu memastikan kondisi tubuh yang terlihat tidak bergerak. Setelah menyadari bahwa sosok tersebut diduga telah meninggal dunia, kedua saksi bergegas menuju Piket Polsek Teluk Ambon menggunakan sepeda motor untuk melaporkan kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 08.50 WIT, petugas Piket Polsek Teluk Ambon bersama Babinsa Desa Poka tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan identifikasi awal. Berdasarkan tanda pengenal dan informasi warga sekitar, korban kemudian diketahui sebagai anak dari salah satu keluarga di Desa Poka. Setelah dilakukan pemeriksaan luar di lokasi, pada pukul 09.00 WIT jenazah dibungkus menggunakan selimut dan dibawa ke rumah duka yang berada di depan Jalan Masjid Darul Hasanah, Poka.

Keterangan dari ibu kandung korban menyebutkan bahwa Hesty telah menderita penyakit epilepsi sejak berusia satu tahun sembilan bulan. Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban diduga meninggal akibat penyakit yang selama ini dideritanya. Karena itu, keluarga menyatakan tidak keberatan atas kejadian tersebut dan memilih tidak melanjutkan proses investigasi lebih jauh.
Peristiwa ini sempat mengundang perhatian masyarakat sekitar yang berdatangan untuk melihat proses evakuasi. Aparat kepolisian telah melakukan pendataan dan dokumentasi awal sebagai bagian dari prosedur penanganan temuan mayat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif. Jenazah telah berada di rumah duka untuk prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir.
Penulis : SN-01
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








