Penyerahan DIPA dan TKD 2025: Langkah Strategis untuk Akselerasi Pembangunan dan Kesejahteraan Maluku

Selasa, 17 Desember 2024 - 01:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku, sakamenanews.com – Selasa, 17 Desember 2024, Bertempat di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, berlangsung acara penting yang menandai dimulainya persiapan pelaksanaan anggaran negara untuk tahun 2025.

Acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) ini dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku, Teddy Suhartadi Permadi, yang didampingi oleh Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali IE.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai tingkat pemerintahan di Provinsi Maluku, termasuk para Kepala Daerah dari kabupaten/kota se-Maluku. Penyerahan DIPA dan TKD ini dilakukan secara simbolis dengan penyerahan dokumen DIPA secara digital kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kementerian/Lembaga di wilayah Provinsi Maluku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penyerahan ini merupakan bagian dari rangkaian penyerahan yang lebih luas, yang sebelumnya diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 10 Desember 2024 di Istana Negara.

Dalam sambutannya, Teddy Suhartadi Permadi menegaskan pentingnya penyerahan DIPA dan TKD bagi akselerasi pelaksanaan program pembangunan di daerah. DIPA dan TKD bukan hanya sebagai alat utama dalam merealisasikan berbagai kegiatan dan program yang telah disepakati antara pemerintah dan DPR, tetapi juga sebagai kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penyerahan ini menjadi titik awal bagi seluruh kepala daerah untuk menjalankan program yang telah direncanakan dengan baik, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat Maluku,” ujar Teddy.

Baca Juga :  DPRD Maluku Dorong Regulasi Sopi sebagai Solusi Hukum dan Ekonomi

Selain itu, Teddy juga menyampaikan data ekonomi Provinsi Maluku yang menunjukkan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan III 2024 tercatat sebesar 6,23% (YoY), yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 4,95%. Meski demikian, ia juga mencatat adanya tantangan dalam pelaksanaan APBD di daerah, dengan penurunan realisasi pendapatan dan belanja dibandingkan dengan target.

Untuk tahun 2025, Anggaran untuk Provinsi Maluku dalam APBN tercatat sebesar Rp20,68 triliun, sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Namun, meskipun ada penurunan tersebut, alokasi untuk transfer ke daerah justru mengalami peningkatan sekitar Rp260 miliar. Dana ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non-Fisik, serta Hibah Daerah. Di sisi lain, DIPA untuk kementerian/lembaga di Maluku tercatat sebesar Rp8,14 triliun, yang diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas nasional dan daerah.

Tema APBN 2025 adalah “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan,” yang sejalan dengan upaya untuk menciptakan pembangunan yang merata, efisien, dan ramah lingkungan. Pemerintah pun berkomitmen untuk menjaga kestabilan ekonomi di tengah tantangan global yang tidak menentu.

Teddy Suhartadi Permadi juga menekankan, pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel di tingkat daerah. Ia berharap seluruh kepala daerah dapat memastikan bahwa, langgaran yang dikelola tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, terutama dalam bidang pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga :  Perayaan Imlek 2577 di Vihara Swarna Giri Tirta, Wali Kota Ambon Tekankan Harmoni dan Kebersamaan

Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si.IPU menambahkan bahwa, pengelolaan anggaran yang optimal akan menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Maluku. Ia juga mengingatkan bahwa,.program-program yang telah direncanakan harus segera dijalankan agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Anggaran ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita harus memastikan bahwa setiap dana yang dikelola digunakan untuk kepentingan rakyat,” kata Sadali.

Sebagai bagian dari acara, dilakukan juga pemberian penghargaan kepada beberapa kepala daerah dan instansi yang berhasil dalam mengelola dana pembangunan dengan efisien. Penghargaan diberikan kepada Kabupaten Buru Selatan, Kota Ambon, dan Kabupaten Maluku Tengah atas pencapaian tertinggi dalam penyaluran Dana Desa. Sementara itu, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Aru, dan Kabupaten Seram Bagian Timur mendapat penghargaan untuk kategori DAK Fisik. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada instansi dengan kinerja pelaksanaan anggaran terbaik, seperti Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Ambon serta Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku.

Penyerahan DIPA dan TKD ini diharapkan, dapat mendukung tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif untuk kesejahteraan masyarakat Maluku.

 

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru