Sakamenanews.com, Maluku – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada 8–9 Februari 2025 di Hotel Marina, Ambon. Mengusung tema “Manggurebe Bangun Negeri”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat strategi politik PKS di Maluku serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rakorwil ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPW PKS Maluku, Abdullah Asis Sangkala, S.Hut, yang juga merupakan Wakil Ketua III DPRD Provinsi Maluku, serta Ketua DPW Intim DPP PKS Wilayah Maluku, Saadiah Uluputty, S.T., yang menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKS
Saadiah Uluputty: Efisiensi Anggaran untuk Kesejahteraan Rakyat
Dalam sambutannya, Saadiah Uluputty, S.T. menegaskan bahwa, PKS mendukung semangat efisiensi yang dicanangkan pemerintah, terutama dalam pengelolaan anggaran negara. Ia menyoroti, bagaimana efisiensi tersebut harus diarahkan untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya dalam program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan gizi bagi anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semangat efisiensi yang ditargetkan Presiden dengan menghimpun dana lebih dari Rp 300 triliun harus benar-benar dioptimalkan untuk kesejahteraan rakyat. Kita ingin memastikan bahwa,.anggaran ini digunakan untuk program-program yang menyentuh masyarakat kecil, termasuk pengentasan kemiskinan dan pemenuhan gizi bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Selain itu, Saadiah juga menyoroti pentingnya evaluasi perjalanan politik PKS di tahun terakhir periode kepemimpinan 2020–2025. Ia menekankan bahwa, regenerasi kepemimpinan harus terus dilakukan agar PKS mampu melahirkan kader-kader terbaik yang siap memimpin dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.
“Regenerasi dalam tubuh partai adalah hal yang mutlak. Kita harus terus mempersiapkan kader-kader terbaik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa perubahan bagi Maluku,” tambahnya.
Saadiah juga mengajak seluruh kader, untuk terus bekerja dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi Maluku. Ia menekankan bahwa, keberhasilan PKS tidak hanya bergantung pada strategi politik, tetapi juga pada kedekatan dengan rakyat serta kemampuan dalam memahami dan menyelesaikan masalah di setiap daerah.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan solusi nyata. Jangan hanya muncul di awal, lalu menghilang di akhir. Strategi terbaik hanya bisa dirancang jika kita benar-benar memahami kondisi di setiap daerah,” tegasnya.
Setelah menyampaikan sambutannya, Saadiah Uluputty secara resmi membuka Rakorwil DPW PKS Maluku 2025.
Abdullah Asis Sangkala: Sinergi untuk Membangun Maluku
Di tempat yang sama, Ketua DPW PKS Maluku, Abdullah Asis Sangkala, S.Hut., menegaskan bahwa, Rakorwil ini merupakan momentum penting bagi PKS di Maluku, mengingat berakhirnya periode kepemimpinan 2020–2025 dan persiapan menghadapi Pilkada serta Pemilu mendatang.
“Kami dari Badan Pekerja Pusat (BPP) memberikan apresiasi kepada DPW PKS Maluku yang menjadi salah satu DPW pertama di Indonesia Timur yang menggelar Rakorwil. Ini menandakan kesiapan PKS Maluku dalam menghadapi tantangan politik ke depan,” ungkapnya.
Asis Sangkala menekankan bahwa, untuk membangun Maluku, dibutuhkan kolaborasi antara seluruh elemen, baik pemerintah daerah, DPRD, partai politik, maupun masyarakat.
“Kita tidak bisa membangun Maluku sendirian. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, partai politik, serta masyarakat agar potensi besar yang dimiliki Maluku bisa benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Ia juga menyoroti kekayaan sumber daya alam Maluku yang sangat potensial, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, kendala infrastruktur dan kebijakan struktural dari pusat ke daerah harus segera diatasi agar Maluku bisa berkembang lebih pesat.
“Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Tapi kita tahu, kendala infrastruktur dan kebijakan pusat-daerah masih menjadi hambatan. Rakorwil ini menjadi ajang untuk merumuskan strategi terbaik agar potensi ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Asis Sangkala menegaskan bahwa PKS akan terus berkomitmen menjadi pelayan dan pembela rakyat. Ia meminta seluruh kader PKS di Maluku untuk terus bekerja, berjuang, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Kesimpulan: PKS Maluku Siap Mengawal Perubahan
Rakorwil DPW PKS Maluku 2025 bukan sekadar ajang pertemuan kader, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi PKS di Maluku. Dengan semangat “Manggurebe Bangun Negeri”, PKS menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, membangun kolaborasi yang kuat, serta menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Maluku.
Sebagai partai yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat, PKS Maluku menegaskan bahwa, kerja politik bukan hanya tentang memenangkan pemilu, tetapi juga tentang mewujudkan perubahan yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan strategi yang matang, PKS Maluku optimis dapat menghadapi tantangan politik ke depan dan menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan Maluku.








