SAKAMENA — AMBON, 19 November 2025 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon melaksanakan Sosialisasi Ketahanan Budaya bagi Negeri Adat, Desa, Kelurahan, Paguyuban, Etnis, dan Tokoh Pemuda di Hotel Biss Ambon, Rabu (19/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan sosial ekonomi, mencegah penyalahgunaan narkotika, serta mendukung kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan.

Kepala Kesbangpol Kota Ambon, Oldrin Parinussa, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan ketahanan budaya merupakan salah satu tugas strategis Kesbangpol dalam menjaga ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Ia mengingatkan bahwa nilai budaya harus menjadi perekat, bukan pemicu perpecahan. Perbedaan, kata Parinussa, justru adalah kekuatan yang menyatukan masyarakat Ambon di tengah perubahan zaman.
Kegiatan yang diikuti raja-raja negeri, lurah, paguyuban, komunitas etnis, dan tokoh pemuda ini juga menghadirkan Dinas Pariwisata serta Ambon Music Office (AMO) untuk membuka wawasan peserta mengenai peluang ekonomi kreatif berbasis budaya. Parinussa menggambarkan filosofi meja makan keluarga sebagai simbol komunikasi yang jujur dan setara dalam mencegah konflik. Ia menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua” harus menjadi dasar gerakan kebersamaan dan kolaborasi masyarakat dalam merawat keharmonisan serta mengembangkan potensi budaya di seluruh wilayah Kota Ambon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








