Sakamenanews.id, Maluku – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, didesak untuk mengaudit semua utang yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya, khususnya utang yang tidak terungkap terkait proyek-proyek yang tidak sesuai spesifikasi. Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Maluku, melalui Ketua Fraksi Swantje John Laipeny, meminta agar Inspektorat melakukan audit menyeluruh terkait proyek-proyek yang dibiayai dengan anggaran daerah dan untuk memastikan akuntabilitas keuangan pemerintah. Laipeny menyampaikan hal tersebut pada Rabu (23/4/2025) di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon.
Laipeny mendukung langkah Gubernur yang telah memerintahkan Inspektorat untuk mengaudit proyek-proyek seperti Gedung E RSUD Haulussy, namun ia meminta agar audit ini juga mencakup semua utang yang belum terungkap di masa lalu.
Laipeny menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran hukum, hasil audit harus segera diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. Hendri Lusikooy, praktisi hukum, juga menyarankan agar Inspektorat bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan audit yang transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








