Pengendalian Inflasi Maluku Ditekankan pada Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Menjelang Natal dan Tahun Baru

Jumat, 6 Desember 2024 - 15:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Sakamenanews.com, Maluku – Kepala Biro Ekonomi Setda Maluku, Onisimus Soumeru, S.Sos., S.Pd., M.Si., menekankan pentingnya pengendalian inflasi dalam rapat koordinasi daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku tahun 2024 yang digelar di Hotel Natsepa Ambon, Jumat (6/12/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Onisimus mengungkapkan bahwa pengendalian inflasi di 11 kabupaten/kota di Maluku harus berfokus pada tiga hal utama: ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi. Terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, yang biasanya mengalami lonjakan permintaan terhadap berbagai bahan pokok.

Baca Juga :  "Punishment and Reward": Strategi Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam Menata Birokrasi Pemkot Ambon, sepulangnya dari Magelang.

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa masing-masing kabupaten/kota sudah mempersiapkan pasokan bahan pokok yang cukup. Kita juga akan memantau agar tidak ada gangguan pada harga yang bisa mempengaruhi kestabilan ekonomi daerah,” jelas Onisimus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat ini, masing-masing daerah diminta untuk melaporkan sejauh mana kesiapan mereka terkait pasokan dan distribusi bahan pokok, terutama beras, minyak goreng, telur, gula, dan bawang merah.

Lebih lanjut, Onisimus menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan yang dilakukan di Kota Tual dan Maluku Tenggara, ketersediaan pasokan untuk kebutuhan dua bulan ke depan, hingga Januari dan Februari 2025, masih dalam kondisi aman.

Baca Juga :  Penjabat Wali Kota Ambon Pimpin Ziarah di TMP Kapahaha Sambut HUT ke-449 Kota Ambon

“Bahan pokok yang ada di pasar masih cukup untuk ketahanan pangan dua bulan mendatang, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pasokan atau kenaikan harga yang signifikan,” imbuhnya.

Melalui koordinasi yang intensif ini, TPID Provinsi Maluku berharap bisa menjaga stabilitas harga dan memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap terjamin selama periode akhir tahun yang sibuk ini.

Berita Terkait

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!
Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah
Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD
Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional
Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!
Dobrak Batas Geografis, Bank Maluku Malut Sebar Agen Laku Pandai 24 Jam Hingga ke Pelosok Desa!
Bank Maluku Malut ‘Tancap Gas’ Lewat SIPD RI, Pembayaran Vendor Pemda Makin Kilat!
Akselerasi Digital: Bank Maluku Malut Integrasikan SIPD RI, Bayar Vendor Pemda Kini Hitungan Menit

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIT

Sambut Mudik Lebaran 2026: Kuota Tiket Kapal Naik 40%, 14.000 Slot Disiapkan!

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:10 WIT

Dirut PT. Pelayaran Dharma Indah: Penurunan Harga Tiket di MBD Perlu Subsidi Pemerintah

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIT

Aset Nganggur di Maluku Siap Dilelang, BPKAD: Daripada Jadi Beban, Lebih Baik Jadi PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:17 WIT

Bank Maluku Malut “Go Global”! Debit Card Segera Terhubung Jaringan Visa, Transaksi Kini Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:12 WIT

Percepat Infrastruktur, Bank Maluku Malut Kucurkan Kredit Khusus Proyek Strategis Daerah!

Berita Terbaru