Sakamenanews.com, Ambon – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Saodah Tethool, menegaskan pentingnya pengusutan menyeluruh atas hilangnya 30 karung dokumen terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Dinas Pendidikan Maluku. Ia menilai kasus ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut transparansi pengelolaan keuangan pendidikan yang bersumber dari APBN.
Saodah mendesak aparat kepolisian memeriksa semua pihak yang terlibat, termasuk pemegang kunci gudang dan petugas keamanan, karena mustahil dokumen sebanyak itu diangkut tanpa diketahui. Ia juga mengungkapkan bahwa dari 30 karung yang hilang, delapan di antaranya ditemukan, yang menurutnya mengindikasikan adanya pemilahan dokumen secara terencana.
Selain mengawal proses hukum, Komisi IV DPRD Maluku juga mendorong perbaikan sistem pengelolaan arsip agar kasus serupa tidak terulang. Saodah menyebut pihaknya telah mengusulkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kearsipan Daerah untuk memastikan semua OPD memiliki tata kelola dokumen yang profesional dan aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








