Sakamenanews.com, Ambon – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2025, Pelabuhan Galala di Ambon telah menyusun strategi operasional untuk mengantisipasi lonjakan arus barang dan penumpang.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Kelas 1 Galala, Andreas Widyakusuma saat ditemui awak media di pelabuhan Galala Ambon, menyebutkan bahwa, saat ini hanya dua kapal yang mendapatkan izin operasional, yakni KMP Wayangan dan KMP Tatihu.
Untuk memastikan kelancaran pengangkutan, pihak pelabuhan akan memberikan prioritas pada pengiriman barang kebutuhan pokok seperti beras dan sembako.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andreas mengungkapkan bahwa, terdapat permintaan pengiriman 75 truk beras yang harus dipenuhi dalam waktu 15 hari untuk memenuhi kebutuhan stok di Pulau Buru sebelum Natal.
Selain barang pokok, pengangkutan penumpang juga menjadi perhatian utama. Pelabuhan siap menambah frekuensi pelayaran, dengan jadwal ekstra trip jika terjadi lonjakan permintaan. Jadwal khusus juga disiapkan untuk mendukung ibadah Natal, dengan kapal diberangkatkan pukul 10.00 pagi pada 24 Desember dan 31 Desember untuk memastikan penumpang tiba tepat waktu.
Dalam menghadapi cuaca yang diperkirakan normal, pelabuhan juga akan memperketat pengaturan distribusi barang untuk menghindari penumpukan.
Dengan koordinasi yang baik dan langkah-langkah antisipasi yang tepat, Pelabuhan Galala berharap dapat memberikan layanan optimal selama musim liburan, memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman.








