“Pencarian Tahap Kedua: Relawan, Adat, dan Doa Kembali Naik Gunung”
SAKAMENA NEWS Piliana – Setelah jeda sementara, pencarian kembali dilanjutkan. Kali ini dengan energi baru, semangat baru, dan keyakinan yang tak pernah padam. Relawan pecinta alam, Basarnas, dan masyarakat adat kembali menyusuri jalur Gunung Binaiya dalam tahap pencarian kedua. Fokus pencarian kini diperluas ke sekitar Sungai Yahe, titik yang diyakini memiliki kemungkinan besar sebagai lokasi keberadaan Firdaus.
Salah satu relawan, M. Nazir Rumra, mengatakan bahwa pendekatan pencarian kini lebih terstruktur. “Kami tidak hanya menyusuri jalur biasa, tapi juga memperhatikan arus sungai, kemungkinan terperosok atau terjatuh. Bahkan elemen kultural juga dilibatkan. Tokoh adat memimpin doa dan ritual agar alam mengizinkan kami menemukan Firdaus,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Binaiya adalah gunung suci bagi masyarakat adat sekitar. Mereka percaya bahwa setiap pendaki harus menghormati alam, dan bila terjadi sesuatu, maka harus ada permintaan izin kepada leluhur penjaga gunung. Doa-doa dipanjatkan. Harapan dikumpulkan dari setiap langkah kaki. Firdaus menjadi satu nama yang disebut di tiap hening malam di tenda-tenda pencarian.
Penulis : Weyber Pagaya,SH
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








