Puluhan Rumah Warga di Bentas Ludes Terbakar, 23 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
SAKAMENA NEWS – Ambon, 19 Mei 2025
Puluhan rumah warga di kawasan RT 003/RW 004, Kelurahan Benteng Atas, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, ludes dilalap si jago merah pada Senin dini hari, 19 Mei 2025. Berdasarkan informasi saksi mata dan korban selamat, kebakaran hebat ini dipicu oleh korsleting listrik dari kabel di atas salah satu rumah warga, dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berdempetan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Api mulai terlihat sekitar pukul 01.30 WIT. Saat itu sebagian besar warga sedang terlelap. Dalam kondisi panik dan gelap gulita, para penghuni barak hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian di badan. Tak ada harta benda yang berhasil diselamatkan.
“Semua habis, tidak ada satu pun rumah yang hanya rusak ringan. Kami keluar cuma dengan pakaian di badan. Semua barak terbakar bersih,” ungkap Ike Noya, salah satu korban yang juga mengkoordinasi penanganan warga terdampak.
Sebanyak 23 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal, dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Adapun keluarga terdampak antara lain:
- Keluarga Ibu Lin Noya
- Keluarga Eddy Samalo
- Keluarga Robby Persulessy
- Keluarga Eddy Watmanlussy
- Keluarga Charles Lawalatta
- Keluarga Yerry Watfenu
- Keluarga Mery Rahansamar
- Keluarga Rudi Ayal
- Keluarga Novita Kadun
- Keluarga Colins Tatipikalawan
- Keluarga Yunus Rahayaan
- Keluarga Ibu Fina Kelly
- Keluarga Oni Bokaraman
- Keluarga Ongen Serhalawan
- Keluarga Benoni Serhalawan
- Keluarga Okto Taihuttu
- Keluarga Clif Nikijuluw
- Keluarga Stenly Kelly
- Keluarga Febri Tuanakotta
- Keluarga Ibu Ratna Sairdekut
- Keluarga Obet Hursepuny
- Keluarga Iren Serhalawan
- Keluarga Ongen Noya
Selain kerugian material, peristiwa ini juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar ringan, yaitu:
- Oni Serhalawan
- Belinda Serhalawan (Istri Oni),
- Atin Serhalawan (Adik Oni)
Ketiganya telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis.
Upaya pemadaman dilakukan secara gabungan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kota Ambon dan warga sekitar. Warga bergotong royong menyiram api menggunakan alat seadanya, hingga enam unit mobil pemadam tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.14 WIT.
Hingga siang hari, para korban masih berkumpul di lokasi kejadian sambil menunggu proses pendataan resmi, namun warga dan tokoh masyarakat tengah berkoordinasi untuk mengevakuasi para korban ke tempat penampungan sementara.
Sakamena News akan terus memantau perkembangan lebih lanjut di lapangan.
Penulis : Weyber Pagaya,SH
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








