“Binaiya Menjawab: Firdaus Ditemukan Tak Bernyawa, 22 Hari Setelah Hilang”
SAKAMENA NEWS Maluku Tengah – Tangis akhirnya pecah. Setelah 22 hari pencarian yang melelahkan jiwa dan raga, tim SAR relawan menemukan jasad Firdaus Ahmad Fauzi di sekitar Sungai Yahe, tempat yang sebelumnya telah ditelusuri berulang kali. Penemuan ini terjadi pada Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 14.30 WIT.
Evakuasi dilakukan secara manual oleh tim relawan dan porter dari Desa Piliana. Medan berat, licin, dan curam tidak menghalangi tekad mereka untuk membawa Firdaus turun dengan hormat. Jasadnya dievakuasi ke Desa Piliana, lalu direncanakan untuk diterbangkan ke Bogor agar dapat dimakamkan di kampung halamannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Balai Taman Nasional Manusela, Deny Rahadi, mengonfirmasi penemuan ini dan menyampaikan duka cita mendalam. “Firdaus adalah pendaki yang mencintai alam. Kita kehilangan sosok muda yang punya semangat juang luar biasa,” ujarnya.
Komunitas pendaki Indonesia mengadakan doa bersama dan mengenang Firdaus sebagai simbol keteguhan dan semangat cinta alam. Binaiya, dengan segala sunyinya, telah menjawab. Dan Firdaus, kini telah kembali ke pangkuan bumi, dalam keheningan yang agung.
Penulis : Weyber Pagaya,SH
Editor : Tim Redaksi Sakamena News








