Sakamenanews.com, Ambon Rabu, 27 Agustus 2025 – Pembangunan jalan lingkar Pulau Ambalau, Kabupaten Buru Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Maluku Bergerak (PMB) menggelar aksi di depan Gedung DPRD Maluku, menuntut percepatan penyelesaian proyek infrastruktur sepanjang 24 kilometer tersebut.
Hingga saat ini, hanya sekitar 10 kilometer jalan yang sudah diaspal, sementara sisanya masih berupa kerikil dan tanah. Mahasiswa menilai kondisi ini mencerminkan kelalaian pemerintah daerah maupun provinsi, serta kurangnya perhatian anggota DPRD Maluku dari dapil Buru-Bursel dalam memperjuangkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat.
Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta agar jalan lingkar Ambalau dialihkan statusnya menjadi jalan provinsi atau nasional agar pembiayaan bisa bersumber dari APBD Maluku maupun APBN. DPRD Maluku diminta mengawal proses alih status, memanggil Pemkab Buru Selatan untuk melengkapi dokumen administrasi, serta meninjau langsung kondisi jalan di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT








