Sakamenanews.com, Ambon – Status Ambon City of Music yang diakui UNESCO terus dipertahankan, dengan Ambon Music Office (AMO) baru-baru ini menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada UNESCO pada Juni 2024. Laporan ini menyoroti dua aspek utama, yakni peran Ambon dalam program UNESCO Creative Cities Network (UCCN) serta kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan, yang sejalan dengan Deklarasi MONDIACULT 2022 dan kebijakan budaya UNESCO.
Direktur AMO, Ronny Loppies, menjelaskan bahwa laporan tersebut mencakup berbagai aspek, seperti hak budaya, kesetaraan gender, adaptasi terhadap digitalisasi, serta pelestarian warisan musik dan budaya.
Salah satu program unggulan yang mendapat sorotan adalah Sound of Green (SoG), sebuah inisiatif yang menggabungkan musik dengan isu lingkungan. Program ini menunjukkan komitmen Ambon dalam mengembangkan industri musik yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan evaluasi lanjutan dari UNESCO yang dijadwalkan pada 2027, Ambon diharapkan tetap menjadi pusat perhatian dunia dalam pengembangan musik dan budaya yang berkelanjutan.








