Sakamenanews.com – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah terpilih akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025. Setelah dilantik, para kepala daerah diharapkan segera melakukan perombakan birokrasi untuk meningkatkan efisiensi dan pelayanan publik.
Di Provinsi Maluku, tata kelola birokrasi selama kepemimpinan mantan Gubernur Murad Ismail dan Istrinya, Widya Pratiwi Murad, mendapat sorotan tajam, banyak pihak menilai bahwa birokrasi di Pemda Maluku mengalami kemunduran akibat intervensi kepentingan pribadi dan politik.
Hal ini berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik dan efisiensi pemerintahan. Dengan pelantikan kepala daerah yang baru, masyarakat Maluku berharap akan terjadi reformasi birokrasi secara signifikan oleh Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terpilih. Perombakan diharapkan dapat membersihkan praktik-praktik nepotisme dan korupsi yang sebelumnya mengakar, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya stabilitas politik dan pemerintahan yang efektif pasca-pelantikan. Ia berharap, dengan kepemimpinan yang baru, roda pemerintahan dapat berjalan lebih baik, dan polarisasi politik yang terjadi selama ini dapat diakhiri.
Penulis : WP








