Pelaku Penikaman Sudah Ditangkap, Warga Hitu Salah Sasaran, Warga Hunut Jadi Korban Amuk Massa

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IS alias Indra, Siswa SMK 3 Waiheru, Pelaku Penikaman AP, (Foto:ist)

IS alias Indra, Siswa SMK 3 Waiheru, Pelaku Penikaman AP, (Foto:ist)

SAKAMENA | AMBON – Kasus penikaman yang menewaskan siswa SMK Negeri 3 Waiheru, berinisial AP (17), warga Hitu, akhirnya terungkap. Pelaku adalah IS (18), alias Indra, warga Tulehu, Dusun Hurnala, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, yang juga pelajar SMK Negeri 3 Waiheru.

Namun sebelum pelaku ditangkap, kabar simpang siur yang beredar di tengah masyarakat sempat menyebut bahwa pelaku berasal dari Hunut. Informasi keliru inilah yang memicu amarah warga Hitu dan menyerang Hunut secara membabi buta pada Selasa (19/8/2025).

Baca Juga :  Kepsek SMA Negeri 42 Malteng Diduga Langgar Regulasi: Angkat Guru Honorer SMP untuk Kelola Dana PIP, Ada Potongan Bantuan Siswa?

Dalam kericuhan tersebut, sejumlah rumah, bengkel, dan bahkan Kantor Desa Hunut hangus terbakar. Warga Hunuth mengalami kerugian materil yang cukup besar, padahal warga mereka tidak terlibat dalam penikaman. Blokade jalan dan aksi saling serang sempat melumpuhkan aktivitas warga di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, dengan tertangkapnya pelaku yang ternyata berasal dari Tulehu, polisi menegaskan bahwa peristiwa penyerangan ke Hunut merupakan akibat salah sasaran. Kapolresta Pulau Ambon meminta masyarakat menghentikan aksi balasan.

“Pelaku sudah ditangkap, jadi tidak ada lagi alasan untuk melakukan kekerasan. Mari kita jaga situasi agar tetap kondusif,” ujarnya.

Sejumlah warga Hunuth menyampaikan kesedihan atas kerugian yang dialami.

“Katong seng tau apa-apa, tiba-tiba rumah dapa bakar. Ini salah sasaran, anak-anak disini seng tau jahat-jahat” ungkap seorang warga Hunuth.

Pemerintah Kota Ambon bersama aparat keamanan mengimbau warga Hitu dan Hunuth agar menahan diri, serta mengembalikan situasi pada jalur damai.

Penulis : Weyber Pagaya,SH

Editor : Tim Redaksi Sakamena News

Berita Terkait

Tuhuleruw Tutup Tambang Pasir Hative Besar, Pemerintah Negeri, Saniri dan PT Prima Jaya Digugat, Sidang Pertama, Ketiga Tergugat Tidak Hadir
DEMO IMM–PMII GUGAT KINERJA KABAG OPS POLRESTA AMBON: KASUS PENUNDAAN EKSEKUSI LAHAN AMAHUSU JADI ATENSI KHUSUS KAPOLDA DAN MABES POLRI
Periksa Dugaan Penyimpangan DD–ADD Hative Besar Mandek, Inspektorat Dinilai Tak Konsisten dengan Pernyataan Sendiri
Skandal “Kepeng” Rp500 Juta Tanpa Bukti: Dua Pengacara Senior AH dan RL Diduga Gelapkan Dana, Mahkamah Agung Ikut Terseret
Berkas Hative Besar Dilimpahkan dari Kejaksaan, Inspektorat Kerja “Gercep” 
Mahasis Asal SBT “Dapa Potong” Ketua LSM Pelopor Maluku Desak Polda Bertindak Cepat “Jangan Tunggu Kami Turun ke Jalan”
Saniri Negeri Diduga Gagal Kawal Pemerintahan, Masyarakat Adat Hative Besar Desak Pergantian Total
Babak Baru: Keluarga Tuhuleruw Tutup Tambang Galian C Hative Besar, Dana Setoran Rp1,6 M Kini Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:19 WIT

Tuhuleruw Tutup Tambang Pasir Hative Besar, Pemerintah Negeri, Saniri dan PT Prima Jaya Digugat, Sidang Pertama, Ketiga Tergugat Tidak Hadir

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:16 WIT

DEMO IMM–PMII GUGAT KINERJA KABAG OPS POLRESTA AMBON: KASUS PENUNDAAN EKSEKUSI LAHAN AMAHUSU JADI ATENSI KHUSUS KAPOLDA DAN MABES POLRI

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:01 WIT

Periksa Dugaan Penyimpangan DD–ADD Hative Besar Mandek, Inspektorat Dinilai Tak Konsisten dengan Pernyataan Sendiri

Jumat, 28 November 2025 - 12:56 WIT

Skandal “Kepeng” Rp500 Juta Tanpa Bukti: Dua Pengacara Senior AH dan RL Diduga Gelapkan Dana, Mahkamah Agung Ikut Terseret

Senin, 24 November 2025 - 11:19 WIT

Berkas Hative Besar Dilimpahkan dari Kejaksaan, Inspektorat Kerja “Gercep” 

Berita Terbaru