BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Buruk Saat Mudik Lebaran: Waspada Gelombang Tinggi dan Angin Kencang

Jumat, 28 Maret 2025 - 03:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAKAMENANEWS.COM, Jakarta, 26 Maret 2025 – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, turut serta dalam pemantauan arus mudik Lebaran 2025 bersama sejumlah pejabat tinggi negara. Peninjauan ini dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Basarnas, serta pemangku kepentingan lainnya.

Rombongan berangkat dari Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma dengan menggunakan helikopter menuju Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek dan Dermaga Pelabuhan Merak. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik selama musim mudik Lebaran 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Menko PMK memimpin pembahasan mengenai kesiapan infrastruktur, sistem pengamanan, serta kendala potensial yang dapat terjadi sepanjang arus mudik. Gubernur Jawa Barat beserta perwakilan berbagai kementerian dan lembaga turut hadir dalam diskusi tersebut.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan rapat koordinasi di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak. Rapat ini dipimpin oleh Menko PMK dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Menkes, MenPPPA, Kapolri, Panglima TNI, Wakil Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenpolkam), Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta Gubernur Banten. Fokus utama diskusi adalah kelancaran arus penyeberangan Merak-Bakauheni dan aspek keselamatan pelayaran.

Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi dan Kecepatan Angin Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan peringatan terkait kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi arus penyeberangan. Ia mengungkapkan bahwa fenomena pasang maksimum akan terjadi pada 29 Maret 2025 dengan kenaikan air laut mencapai 60 cm. Pasang mulai meningkat sejak 27 Maret dengan ketinggian awal 40 cm, kemudian mencapai puncaknya pada 29 Maret sebelum perlahan menurun. Fenomena ini diperkirakan berlangsung setiap hari pada pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dengan durasi sekitar enam jam.

Baca Juga :  Jaminan Layanan Medis BPJS Kesehatan untuk Masyarakat, Ini Daftar Operasi yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung

Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya peningkatan kecepatan angin hingga 20 knot pada sore hingga malam hari. Kecepatan angin ini berpotensi mengganggu aktivitas kapal sandar serta bongkar muat barang di pelabuhan. “Kecepatan angin yang mencapai 20 knot telah memasuki ambang batas untuk peringatan dini level tiga. Dalam kondisi tertentu, ini bisa menyebabkan penghentian sementara operasional penyeberangan,” jelas Dwikorita.

Gelombang tinggi juga menjadi perhatian utama. Diperkirakan ketinggian gelombang di sekitar perairan Merak-Bakauheni bisa mencapai 1,5 hingga 2 meter selama periode 27-31 Maret 2025.

Seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan arus mudik, terutama operator penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni, diimbau untuk tetap berpegang pada prosedur operasional standar (SOP) guna memastikan keselamatan pelayaran. BMKG akan terus memantau kondisi cuaca dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat serta instansi terkait.

 

Editor : WP

Sumber Berita: https://www.bmkg.go.id/berita/utama/bmkg-berikan-peringatan-cuaca-dan-gelombang-tinggi-dalam-peninjauan-arus-mudik-lebaran-2025

Berita Terkait

Timothy Ronald, Kalimasada, dan Misi Mencerdaskan Bangsa yang Melampaui Sekadar Angka dan Kriminalisasi Sepihak
DEMO IMM–PMII GUGAT KINERJA KABAG OPS POLRESTA AMBON: KASUS PENUNDAAN EKSEKUSI LAHAN AMAHUSU JADI ATENSI KHUSUS KAPOLDA DAN MABES POLRI
Skandal “Kepeng” Rp500 Juta Tanpa Bukti: Dua Pengacara Senior AH dan RL Diduga Gelapkan Dana, Mahkamah Agung Ikut Terseret
Yayasan Jelay Kasih Indonesia Gelar Seminar dan KKR “Maluku Bangkit dan Bersinar bagi Tuhan”, Didukung Penuh Kementerian Agama Kanwil Maluku dan Asosiasi Pendeta Indonesia 
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia Tekankan Konsolidasi dan Pemberdayaan Daerah di Maluku
Subsidi 3.000 Rumah untuk Maluku: “Gula-gula” dari Pusat di Tengah Kontribusi Jutaan Dolar Sektor Perikanan Selama Puluhan Tahun
PIN Ijazah Alumni Polnam Terkendala Sistem Pusat, Mairuhu Desak Pusdatin
GAKKUM KEHUTANAN SIAPKAN LANGKAH HUKUM TERHADAP PERUSAHAAN TAMBANG DI RAJA AMPAT

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:33 WIT

Timothy Ronald, Kalimasada, dan Misi Mencerdaskan Bangsa yang Melampaui Sekadar Angka dan Kriminalisasi Sepihak

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:16 WIT

DEMO IMM–PMII GUGAT KINERJA KABAG OPS POLRESTA AMBON: KASUS PENUNDAAN EKSEKUSI LAHAN AMAHUSU JADI ATENSI KHUSUS KAPOLDA DAN MABES POLRI

Jumat, 28 November 2025 - 12:56 WIT

Skandal “Kepeng” Rp500 Juta Tanpa Bukti: Dua Pengacara Senior AH dan RL Diduga Gelapkan Dana, Mahkamah Agung Ikut Terseret

Rabu, 12 November 2025 - 13:15 WIT

Yayasan Jelay Kasih Indonesia Gelar Seminar dan KKR “Maluku Bangkit dan Bersinar bagi Tuhan”, Didukung Penuh Kementerian Agama Kanwil Maluku dan Asosiasi Pendeta Indonesia 

Sabtu, 8 November 2025 - 21:22 WIT

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia Tekankan Konsolidasi dan Pemberdayaan Daerah di Maluku

Berita Terbaru